RAGAMWARTA – Pinjaman program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diajukan Pemerintah Kabupaten Trenggalek, sebagian sudah terpakai. Rp 150 miliar dari total utang yang dipakai untuk membangun dua gedung baru di RSUD dr. Soedomo Trenggalek sudah terpakai 37 miliar.
Dijelaskan Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin bahwa pembayaran PT. SMI untuk proses pembangunan gedung baru RSUD sudah terserap 25 persen atau tepatnya 37 miliar. Hal itu terjadi lantaran PT. MSI minta Pemkab Trenggalek berproses lebih cepat karena sudah mendapat fasilitas bunga ringan.
Baca juga : Bupati Trenggalek Semangati Siswa SD Saat Tinjau Vaksinasi Anak, Banyak Yang Nangis Ketakutan
Tidak hanya itu, Arifin juga menjelaskan bahwa pihaknya optimis proses pembangunan dua gedung baru rampung pada akhir bulan Februari. Adapun fasilitas unggulan yang disiapkan untuk gedung baru RSUD dr. Soedomo seperti adanya air lock pada setiap ruangan rawat inap.
Sementara itu, Direktur RSUD dr. Soedomo Trenggalek Moh Rofiq Hindiono menjelaskan akan melakukan penataan untuk gedung baru. Jadi mulai tempat parkir, resepsionis, unit pelayanan, unit kegawatdaruratan dan kamar operasi.
Baca juga : Deretan Nama Lucu Rokok Ilegal Sebelum Dimusnahkan, Ada yang Namanya Djaran Goyang
Pihaknya juga menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih menyiapkan beberapa fasilitas pendukung yang dibutuhkan agar bisa memaksimalkan tempat. Pasalnya Pinjalan PEN sebesar 150 miliar hanya dialokasikan untuk bangunan fisik.






