APBD Perubahan Trenggalek 2026, DPRD Tambah Anggaran Penanganan Kekeringan

Senin, 7 September 2026 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi membahas tambahan anggaran penanganan kekeringan dalam APBD Perubahan 2026.

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi membahas tambahan anggaran penanganan kekeringan dalam APBD Perubahan 2026.

RagamWarta.com – DPRD Trenggalek menambah anggaran untuk penanganan kekeringan dalam pembahasan APBD Perubahan 2026.

Tambahan anggaran tersebut diarahkan untuk memperkuat distribusi air bersih kepada masyarakat terdampak, termasuk menambah armada tangki air di sejumlah wilayah yang mengalami kekurangan air.

Pembahasan APBD Perubahan Trenggalek 2026 dilakukan Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembahasan ini merupakan tindak lanjut koordinasi masing-masing komisi DPRD dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait kebutuhan dan program yang perlu disesuaikan dalam perubahan anggaran.

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi mengatakan, penanganan kekeringan menjadi salah satu kebutuhan yang mendapat perhatian dalam pembahasan APBD Perubahan.

Anggaran yang tersedia di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) akan ditambah agar distribusi air bersih kepada warga terdampak dapat diperluas.

“Untuk penanganan bencana kekeringan, kita tambahkan anggaran yang sudah ada di BPBD. Nantinya tangki air bisa diperbanyak, termasuk untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat,” kata Doding, Senin (7/9/2026).

Menurut Doding, kebutuhan penanganan kekeringan tidak hanya mencakup biaya operasional armada tangki.

Pemerintah daerah juga perlu menyediakan anggaran untuk pengadaan air bersih dari Perumda Air Minum maupun sumber lainnya guna memenuhi kebutuhan warga di wilayah yang mengalami kekurangan air.

Karena itu, Banggar DPRD Trenggalek bersama TAPD membahas tambahan anggaran sekitar Rp86 juta untuk mendukung penanganan kebutuhan tersebut.

Selain persoalan kekeringan, DPRD Trenggalek juga memberikan perhatian terhadap optimalisasi belanja infrastruktur dalam APBD Perubahan 2026.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah program di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

DPRD ingin memastikan program infrastruktur yang tetap masuk dalam APBD Perubahan dapat segera dilaksanakan dengan mempertimbangkan sisa waktu pada tahun anggaran 2026.

Program yang dinilai tidak memungkinkan diselesaikan tepat waktu akan dievaluasi agar tidak menimbulkan beban anggaran.

“Kita ingin anggaran dalam perubahan ini semuanya bisa dieksekusi. Kalau ada kegiatan yang rentan molor karena waktunya mepet, akan kita coret.

Pemantapan sudah kita laksanakan di Banggar dan insyaallah besok sudah siap untuk diparipurnakan,” ujar Doding.

Pembahasan APBD Perubahan Trenggalek 2026 diharapkan dapat menghasilkan penyesuaian anggaran yang lebih sesuai dengan kebutuhan daerah.

Penanganan kekeringan, pemenuhan air bersih, serta percepatan pembangunan infrastruktur menjadi bagian dari prioritas yang disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan pelaksanaan hingga akhir tahun.

Dengan penambahan anggaran tersebut, DPRD Trenggalek berharap pelayanan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan dapat diperkuat sekaligus memastikan belanja daerah dalam APBD Perubahan 2026 dapat direalisasikan secara efektif.

Berita Terkait

DPRD Trenggalek Setujui Perda Pemerintahan Desa, Atur Kades hingga Perangkat
Masa Tugas Perangkat Desa Trenggalek Bakal Mengacu SK, DPRD Siapkan Perbup
Guru PPG Prajab Belum Terdata Dapodik, DPRD Trenggalek Bantu Tagih Janji Kementerian
Evaluasi Data Desil Trenggalek: Komisi IV DPRD Desak Pemutakhiran dan Libatkan Desa
Raperda Pilkades Trenggalek Belum Naikkan Syarat Pendidikan Calon Kades ke SMA, Ini Alasan DPRD
Tunggakan Biaya Rumah Sakit Rosmini Berpeluang Dibebaskan
Polemik Perubahan Desil, DPRD Trenggalek Dorong Pemutakhiran Data Lewat Musdes
PAPBD 2026 Trenggalek Resmi Jadi Perda, Belanja Modal Naik

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 21:11 WIB

DPRD Trenggalek Setujui Perda Pemerintahan Desa, Atur Kades hingga Perangkat

Rabu, 30 September 2026 - 20:06 WIB

Masa Tugas Perangkat Desa Trenggalek Bakal Mengacu SK, DPRD Siapkan Perbup

Kamis, 24 September 2026 - 15:05 WIB

Guru PPG Prajab Belum Terdata Dapodik, DPRD Trenggalek Bantu Tagih Janji Kementerian

Selasa, 15 September 2026 - 20:09 WIB

Evaluasi Data Desil Trenggalek: Komisi IV DPRD Desak Pemutakhiran dan Libatkan Desa

Selasa, 15 September 2026 - 18:03 WIB

Raperda Pilkades Trenggalek Belum Naikkan Syarat Pendidikan Calon Kades ke SMA, Ini Alasan DPRD

Berita Terbaru