Edi Wibiyono, Guru Honorer Viral Asal Trenggalek Yang Masih Mengikuti Seleksi P3k di Usia 58 Tahun

Minggu, 19 September 2021 - 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ragam Warta – Inilah Edi Wibiyono, sosok guru honorer berumur 58 tahun yang masih mau menjalani seleksi guru P3K. Sosok guru honorer kategori 2 asal Desa Suruh ini sudah mengabdi selama 19 tahun lebih.

Namun ketulusannya dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa tidak setimpal dengan penghargaan yang ia peroleh. Bagaimana tidak, sampai penghujung masa pensiunnya, Edi Wibiyono juga belum kunjung diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil.

Baca juga : Mayoritas Guru Honorer K2 di Trenggalek Jatuh Pada Kompetensi Teknis

Bahkan, meskipun Pemerintah telah memberi peluang melalui seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau P3K, namun nampaknya faktor umur yang membatasi ia untuk bersaing melawan tenaga pendidik baru.

Hal itu nampak jelas dari raut wajah Edi Wibiyono usai menjalani tahapan pertama ujian P3K. Ia mengaku pesimis dengan hasil ujian yang baru saja ia kerjakan. Bahkan, Edi juga minta semua pihak memaklumi jika dirinya tidak lolos dalam seleksi.

Baca juga : Guru Honorer K2 Trengggalek Minta Semua Pihak Memaklumi Kegagalan Seleksi P3K

Dalam menjalankan amanahnya menjadi seorang guru tidak lah tanpa hambatan. Bahkan Edi Wibiyono sempat pindah mengajar karena ada guru yang diterima menjadi PNS di tempatnya mengajar.

Sebelumnya Edi Wibiyono mengajar di Sekolah Negeri 3 Joho Kecamatan Pule, untuk saat ini dirinya mengajar ditempat yang baru yakni Sekolah Dasar Negeri 5 Jombok mulai Januari 2021 kemarin.

Berita Terkait

Pelaku Arisan Bodong Trenggalek Ditangkap, Sempat Kabur ke Timor Leste
Pembersihan Sedimen Jembatan Ngasinan, Mumpung Cuaca Cerah
Basarnas Trenggalek Evakuasi Nelayan, Terapung 4 Jam di Laut Ditemukan Selamat di Teluk Prigi
Lansia Ponorogo Hilang Ditemukan Meninggal di Hutan Trenggalek, Diduga Kelaparan dan Hipotermia
Kapal Nelayan Karam di Trenggalek, 5 Kru KM Natasya Bertahan Belasan Jam di Laut
Setelah Dua Hari Pencarian, Pemancing Hilang di Bendungan Tugu Trenggalek Ditemukan Meninggal
Tinjau Jalan Sumberingin-Kedekan, Bupati Pamer Anggaran Infrastruktur Jalan Trenggalek Naik Rp60 Miliar
Batu Besar Penghalang Jalur Trenggalek Ponorogo Berhasil Disingkirkan Pakai Alat Berat

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 16:08 WIB

Pelaku Arisan Bodong Trenggalek Ditangkap, Sempat Kabur ke Timor Leste

Rabu, 1 April 2026 - 19:08 WIB

Pembersihan Sedimen Jembatan Ngasinan, Mumpung Cuaca Cerah

Senin, 30 Maret 2026 - 18:27 WIB

Basarnas Trenggalek Evakuasi Nelayan, Terapung 4 Jam di Laut Ditemukan Selamat di Teluk Prigi

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:19 WIB

Lansia Ponorogo Hilang Ditemukan Meninggal di Hutan Trenggalek, Diduga Kelaparan dan Hipotermia

Selasa, 17 Maret 2026 - 16:02 WIB

Kapal Nelayan Karam di Trenggalek, 5 Kru KM Natasya Bertahan Belasan Jam di Laut

Berita Terbaru

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Triadi Admono tunjukkan sedimen yang menumpuk di penyangga jembatan Ngasinan.

Peristiwa

Pembersihan Sedimen Jembatan Ngasinan, Mumpung Cuaca Cerah

Rabu, 1 Apr 2026 - 19:08 WIB

Suasana di pantai Pelang, Kecamatan Panggul, Trenggalek. (Foto: Google Local Guide @Guruh Hadi Putranto)

Berita

Kunjungan Pantai Pelang Melonjak 30 Persen Saat Lebaran 2026

Selasa, 31 Mar 2026 - 19:01 WIB