Ribuan Pamong Desa Se-Trenggalek Turun Ke Jalan, Tolak Perpres Tentang LBT DD

Kamis, 16 Desember 2021 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAGAMWARTA – Beginilah situasi unjuk rasa yang dilakukan oleh Pamong Desa se Kabupaten Trenggalek. Ribuan pamong desa yang terdiri dari kepala desa, Perangkat desa, dan Badan Permusyawaratan Desa tumpah ruah padati jalan protokol Kabupaten Trenggalek.

Mereka melakukan long march mulai dari depan Stadion Menak Sopal Trenggalek, hingga pusat Pemerintahan Kabupaten Trenggalek. Dalam orasinya, mereka menuntut kebijakan pusat tentang Perpres nomor 104 tahun 2021 dibatalkan.

Menurut mereka, Peraturan Presiden tersebut akan sangat sulit direalisasikan. Bagaimana tidak, Anggaran dana desa yang seharusnya digunakan untuk pembangunan fisik maupun SDM desa dipaksa digunakan untuk penggulangan dampak pandemi. Seperti munculnya batas minimal untuk bantuan langsung tunai desa, meningkatnya alokasi untuk program ketahanan pangan dan hewani, dan dukungan pendanaan penanganan Covid-19.

Dalam aksi damai kali ini, ribuan Pamong Desa juga membawa berbagai poster yang bertuliskan penolakan dan sindiran terhadap Presiden Jokowi. Bahkan uniknya, ada yang membawa keranda mayat dalam unjuk rasa kali ini.

Setibanya di Alun-alun Trenggalek, rombongan masa aksi berjalan menuju kantor Dewan Trenggalek sambil membentangkan poster penolakan. Ada ribuan orang yang terlibat dalam masa aksi kali ini.

Jadi bisa dibayangkan, jika setiap perwakilan desa membawa 10 sampai 15 orang perwakilan dan dikalikan 152 desa. Maka ada berapa orang yang mengikuti gelaran aksi unjuk rasa kali ini.

Berita Terkait

Pelaku Arisan Bodong Trenggalek Ditangkap, Sempat Kabur ke Timor Leste
Pembersihan Sedimen Jembatan Ngasinan, Mumpung Cuaca Cerah
Basarnas Trenggalek Evakuasi Nelayan, Terapung 4 Jam di Laut Ditemukan Selamat di Teluk Prigi
Lansia Ponorogo Hilang Ditemukan Meninggal di Hutan Trenggalek, Diduga Kelaparan dan Hipotermia
Kapal Nelayan Karam di Trenggalek, 5 Kru KM Natasya Bertahan Belasan Jam di Laut
Setelah Dua Hari Pencarian, Pemancing Hilang di Bendungan Tugu Trenggalek Ditemukan Meninggal
Tinjau Jalan Sumberingin-Kedekan, Bupati Pamer Anggaran Infrastruktur Jalan Trenggalek Naik Rp60 Miliar
Batu Besar Penghalang Jalur Trenggalek Ponorogo Berhasil Disingkirkan Pakai Alat Berat

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 16:08 WIB

Pelaku Arisan Bodong Trenggalek Ditangkap, Sempat Kabur ke Timor Leste

Rabu, 1 April 2026 - 19:08 WIB

Pembersihan Sedimen Jembatan Ngasinan, Mumpung Cuaca Cerah

Senin, 30 Maret 2026 - 18:27 WIB

Basarnas Trenggalek Evakuasi Nelayan, Terapung 4 Jam di Laut Ditemukan Selamat di Teluk Prigi

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:19 WIB

Lansia Ponorogo Hilang Ditemukan Meninggal di Hutan Trenggalek, Diduga Kelaparan dan Hipotermia

Selasa, 17 Maret 2026 - 16:02 WIB

Kapal Nelayan Karam di Trenggalek, 5 Kru KM Natasya Bertahan Belasan Jam di Laut

Berita Terbaru

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Triadi Admono tunjukkan sedimen yang menumpuk di penyangga jembatan Ngasinan.

Peristiwa

Pembersihan Sedimen Jembatan Ngasinan, Mumpung Cuaca Cerah

Rabu, 1 Apr 2026 - 19:08 WIB

Suasana di pantai Pelang, Kecamatan Panggul, Trenggalek. (Foto: Google Local Guide @Guruh Hadi Putranto)

Berita

Kunjungan Pantai Pelang Melonjak 30 Persen Saat Lebaran 2026

Selasa, 31 Mar 2026 - 19:01 WIB