RagamWarta.com – Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhammad Natanegara lepas kontingen NFSC di halaman Pendopo Manggala Praja Nugraha, Minggu (25/2/2024).
NFSC (National Firefighter Skill Competition) yang diadakan di Surabaya merupakan serangkaian peringatan HUT ke-105 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Indonesia. Trenggalek berkesempatan ikuti NFSC karena masuk 50 besar nasional.
“Ini merupakan kali kedua kontingen Trenggalek mengikuti ajang serupa. Pertama di tahun 2020 lalu di Bantul, DIY dan sekarang tahun 2024 di Surabaya,” ungkap Syah usai lepas kontingen Trenggalek.
Dijelaskan Syah, NFSC tahun 2024 akan digelar selama 4 hari mulai tanggal 25-29 Februari di Politeknik Penerbangan, Surabaya. Ada 3 jenis lomba yang akan di ikuti oleh kontingen Trenggalek.
“Trenggalek bakal ikuti 3 jenis lomba, mulai dari Survival, Ladder Pitching dan Hose Laying. Ketiganya lebih menitik beratkan pada ketahanan fisik, mental, endurance, kecepatan, ketepatan dan kekompakan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan ini, pihaknya berharap 8 personil Pemadam Kebakaran ini bisa berkompetisi secara maksimak dalam ajang unjuk ketrampilan pemadam kebakaran dan penyelamatan di tingkat nasional itu.
“Pada prinsipnya saya ikut berbangga dan berbahagia. Pasalnya ini menjadi salah satu bukti pemadam kebakaran di Trenggalek jadi satu dari organisasi perangkat daerah yang bisa kita banggakan,” sanjung Syah.
Dalam NFSC nanti penilaian akan dilakukan oleh instansi lain yang lebih berkompeten. Olrh karena itu, Syah berharap kontingen Trenggalek bisa memberikan yang terbaik dan bisa membawa nama baik untuk Trenggalek.
“Cari kawan sebanyak-banyaknya dan belajarlah, serap ilmu dari kabupaten-kabupaten lain sehingga pelayanan yang ada di Kabupaten Trenggalek bisa lebih maksimal,” pungkas Syah.
Hal serupa juga diungkapkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Kebakaran Kabupaten Trenggalek, Habib Solehudin. Ia setuju dengan pernyataan Wabup Trenggalek bahwa anggotanya harus bisa menyerahkan ilmu dari daerah lain.
Hal itu dikarenakan tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kompetensi sumberdaya aparatur pemadam kebakaran dan penyelamatan dalam pelaksanaan pencegahan bahaya kebakaran penanggulangan kebakaran dan penyelamatan secara cepat, tepat dan benar.
“Diharapkan semua personil petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan bisa lebih profesional dan terampil dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat,” harap Habib.






