Gertak Trenggalek Dipuji Kemensos, Dinilai Efektif Dukung Pemutakhiran Data Bansos

Senin, 30 Maret 2026 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf bersama Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin di Pendopo Manggala Praja Nugraha.

Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf bersama Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin di Pendopo Manggala Praja Nugraha.

RagamWarta.com – Gertak Trenggalek mendapat apresiasi dari Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf, karena dinilai efektif dalam mendukung pemutakhiran data bansos berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Program yang digagas Pemerintah Kabupaten Trenggalek sejak 2016 tersebut menjadi salah satu upaya konkret dalam menghimpun dan memperbarui data kesejahteraan sosial secara langsung dari lapangan.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menyebut bahwa tantangan utama saat ini adalah mengintegrasikan data hasil program tersebut ke dalam sistem nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang sekarang jadi PR bagaimana data itu bisa terintegrasi dengan pusat, dalam hal ini melalui BPS,” ujarnya usai menjamu Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf di Pendopo Manggala Nugraha, Minggu (29/3/2026).

Menurutnya, Gertak Trenggalek tidak hanya berfungsi sebagai posko pengaduan, tetapi juga menjadi instrumen aktif dalam melakukan pemutakhiran data masyarakat secara berkala.

Gertak Trenggalek Jemput Bola Data untuk Hindari “Invisible People”

Melalui Posko Gertak, Pemkab Trenggalek mengoptimalkan peran desa dalam proses pendataan. Setiap desa diminta membentuk tim operator yang bertugas melakukan pembaruan data, termasuk memastikan warga benar-benar tercatat dalam sistem.

Di lapangan, masih ditemukan warga yang belum memiliki dokumen kependudukan seperti KTP, terutama dari kalangan lanjut usia.

Kondisi ini membuat mereka berisiko tidak masuk dalam data DTSEN dan berpotensi tidak menerima bantuan sosial.

Karena itu, Pemkab Trenggalek menggencarkan layanan jemput bola ke desa-desa setiap minggu untuk melakukan perekaman data kependudukan.

“Kalau belum terdata, ya tidak akan bisa dapat bantuan. Maka kita masifkan pelayanan di desa,” kata Bupati yang akrab disapa Mas Ipin itu.

Ia juga menekankan pentingnya menjangkau kelompok yang selama ini tidak terdata atau disebut sebagai “invisible people”, agar mereka bisa masuk dalam sistem dan mendapatkan haknya.

Sambil menunggu proses pembaruan data secara nasional, pemerintah daerah juga menyiapkan skema bantuan sementara melalui Baznas bagi warga yang dinilai benar-benar membutuhkan berdasarkan hasil pengecekan lapangan.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, menekankan bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam mengatasi persoalan kesejahteraan sosial, termasuk keterbatasan anggaran di daerah.

“Kunci dari semua ini adalah kolaborasi. Saya mengapresiasi langkah daerah yang menggandeng Baznas dan lembaga filantropi sebagai solusi atas keterbatasan anggaran,” ujar Gus Ipul sapaan akrabnya.

Ia menambahkan, Kementerian Sosial juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat.

“Di Kementerian Sosial, kami juga bekerja sama dengan berbagai pihak untuk membantu masyarakat yang belum tercover,” pungkasnya.

Berita Terkait

Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga
Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan
Segel Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Rusak, Stok Dipindahkan Tanpa Koordinasi
Peredaran Minuman Beralkohol Trenggalek Diatur Ketat, DPRD Ingatkan Pelaku Usaha
Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat
Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel
Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok
Gerai Minuman Keras Ilegal di Trenggalek Ditutup, Tak Penuhi Syarat Izin

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:16 WIB

Segel Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Rusak, Stok Dipindahkan Tanpa Koordinasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Peredaran Minuman Beralkohol Trenggalek Diatur Ketat, DPRD Ingatkan Pelaku Usaha

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat

Berita Terbaru

Pihak kepolisian dari Polsek Watulimo olah TKP di kolam renang

Peristiwa

Kecelakaan Renang di Trenggalek, Siswi Kelas IV SD Jadi Korban

Selasa, 13 Okt 2026 - 15:07 WIB