RagamWarta.com – Selain dilanda bencana banjir, Trenggalek juga diterpa bencana tanah longsor pada Kamis, (18/4/2024) kemarin. Salah satunya terjadi di wilayah Kecamatan Bendungan.
Parahnya, peristiwa tanah longsor kali ini mengakibatkan tertutupnya jalur di wilayah tersebut. Sehingga akses masyarakat sekitar jadi terganggu akibat tanah longsor.
Dijelaskan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek St Triadi Atmono bahwa longsor terjadi tepatnya di Km 15 Jalan Trenggalek-Bendungan, Desa Surenlor, Kecamatan Bendungan.
“Tanah longsor ini diakibatkan tingginya curah hujan di Bendungan pada Kamis (18/4). Hal ini menyebabkan jalur tersebut lumpuh total dan tidak dapat dilalui oleh kendaraan,” ungkap Triadi, Sabtu (20/4/2024).
Bahkan hingga hari Sabtu (20/4) pukul 12.00 jalur tersebut masih belum dapat dilalui. Akibatnya, pengendara untuk sementara dialihkan melalui jalur alternatif.
“Di Kecamatan Bendungan ini ada 4 titik. Adapun keempat titik tersebut yang paling besar berada di titik kedua. Di titik kedua membutuhkan bantuan alat berat,” ujar Triadi.
Diperlukan alat berat untuk melakukan pembersihan material longsor. Pasalnya dari keempat titik longsor, titik kedua yang paling parah. Bahkan pihaknya melibatkan alat berat yang digunakan dalam pembangunan Bendungan Bagong
“Alat berat dari pengerjaan bendungan bagong diperbantukan untuk ikut membersihkan longsor,” tambah Triadi.
Sementara itu, dampak yang terjadi pada titik kedua ini memiliki panjang hingga 25 meter dengan ketinggian tebing 15 meter dan panjang 8 meter.






