RagamWarta.com – Bencana tanah longsor di Kecamatan Bendungan Kabupaten Trenggalek tidak hanya lumpuhkan akses jalan. Nyatanya ada puluhan rumah warga yang terdampak.
Seperti penjelasan Camat Bendungan Sujatmiko bahwa berdasarkan data yang dihimpun, sedikitnya ada 20 rumah warga yang terdampak bencana tanah longsor.
“Sesuai data, ada 20 rumah yang terdampak tanah longsor. Paling banyak berada di Desa Surenlor. Disana 11 rumah warga yang terdampak bencana longsor,” jelas Camat Bendungan, Sabtu (20/4/2024).
Sementara itu, secara rinci di Desa Dompyong Kecamatan Bendungan terdapat dua rumah yang terdampak. Sedangkan terdapat enam rumah yang terdapat longsor di Desa Sumurup Kecamatan Bendungan.
Sujatmiko juga menjelaskan bahwa langkah yang dilakukan oleh pihak kecamatan untuk menangani peristiwa ini adalah mengevakuasi pemilik rumah.
“Untuk sementara waktu pemilik rumah berada di rumah tetangga sembari menunggu pembersihan material longsor,” sambung Sujatmiko.
Di sisi lain, salah satu pemilik rumah di Desa Sumurup Kecamatan Bendungan, Sarjuni menyampaikan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (18/4) malam.
“Awalnya hujan lebat dan sekitar pukul 21.30 mulai terjadi longsor,” jelas Sujatmiko.
Adapun tebing yang menimpa rumah Sarjuni beserta dua rumah lain di sekitarnya memiliki ketinggian kurang lebih 20 meter.
Hal ini mengakibatkan rumah milik Sarjuni dan kedua rumah milik anak beserta cucunya tertimpa material tanah longsor. Kerusakan parah yang terdapat pada rumah milik Sarjuni adalah kamar tidur dan juga dapur.
“Waktu kejadian ada di rumah tapi beruntungnya tidak sedang tidur di kamar,” terang Sarjuni.
Hingga saat ini penghuni rumah mengungsi ke rumah tetangga yang merupakan kerabatnya.
“Mulai waktu kejadian sampai saat ini sudah tidak ada yang tinggal di rumah supaya lebih aman,” pungkasnya.






