Perbaikan Jalan Rusak Penghubung Dongko-Munjungan Bakal Gunakan Dana Darurat

Selasa, 19 November 2024 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambaran jalan di kawasan Hutan Plumpit, jalur penghubung antara Kecamatan Dongko dengan Kecamatan Munjungan yang terlihat rusak parah dan membahayakan pengguna jalan.

Gambaran jalan di kawasan Hutan Plumpit, jalur penghubung antara Kecamatan Dongko dengan Kecamatan Munjungan yang terlihat rusak parah dan membahayakan pengguna jalan.

RagamWarta.com – Nampaknya usaha Pemerintah Kabupaten Trenggalek untuk membenahi jalan rusak di kawasan Hutan Plumpit, jalur penghubung antara Kecamatan Dongko dengan Kecamatan Munjungan bakal segera terlaksana.

Bahkan saking seriusnya, pembenahan jalan rusak direncanakan Pemkab Trenggalek bakal memanfaatkan dana darurat. Mengingat parahnya kerusakan jalan dan lamanya jalur penghubung tersebut tidak tersentuh perbaikan dari Pemerintah Daerah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Trenggalek Ramelan, menjelaskan bahwa perbaikan jalan akan dilakukan secara bertahap hingga selesai.

“Kita sadar kalau pembangunan harus dilakukan dengan prinsip ruas tuntas. Tidak boleh setengah-setengah. Tapi karena terbatasnya anggaran menyebabkan pembangunan hanya bisa dilakukan secara bertahab,” ujarnya, Senin (18/11/2024).

Dalam kesempatan itu, Ramelan mengakui bahwa keterbatasan anggaran menjadi kendala utama dalam menyelesaikan perbaikan seluruh ruas jalan penghubung antara Kecamatan Dongko dengan Kecamatan Munjungan.

“Masalahnya ada di anggaran, anggaran, dan anggaran. Tetapi di ruas ini, kita tidak pernah berhenti. Setiap tahun ada pembangunan, seperti tahun kemarin melalui dana PEN yang mencakup 5,90 kilometer jalan,” tambahnya.

Untuk sementara,  Pemkab Trenggalek akan mengalokasikan dana darurat sebesar Rp 900 juta ditahun 2025. Anggaran sebesar itu akan digunakan untuk memperbaiki titik-titik kritis jalan di kawasan Hutan Plumpit.

“Saya berharap ini bisa tuntas. Kita sudah mendengar dukungan dari DPRD, yang menjanjikan anggaran tambahan pada 2026. Itu kabar baik karena perbaikan ini harus dilakukan hingga selesai,” katanya.

Kepala PUPR itu juga menjelaskan bahwa alasan penggunaan dana darurat karena tidak ada pengalokasian khusus untuk perbaikan jalan di Hutan Plumpit dalam anggaran tahun 2024 dan 2025. Oleh karena itu, dana darurat menjadi solusi sementara untuk mengatasi kebutuhan masyarakat.

Perlu diketahui bahwa jalan di Hutan Plumpit merupakan satu-satunya jalur penghubung antara Kecamatan Dongko dengan Kecamatan Munjungan. Dengan adanya perbaikan jalan yang yang direncanakan pemerintah, diharapkan akses ekonomi masyarakat sekitar bakal membaik.

Berita Terkait

Kunjungan Pantai Pelang Melonjak 30 Persen Saat Lebaran 2026
Turnamen eFootball Mobile Trenggalek Berjalan Lancar, Padahal Sempat Gangguan Jaringan
Gertak Trenggalek Dipuji Kemensos, Dinilai Efektif Dukung Pemutakhiran Data Bansos
Pengalihan Arus Kupatan Trenggalek: Ini Rute Alternatif yang Disiapkan
Polisi Bakal Datangi Warga yang Biasa Buat Balon Udara di Trenggalek
Wisata Trenggalek saat Libur Lebaran Disiapkan Maksimal, Mulai Sarpras hingga SDM
Operasi Ketupat di Trenggalek Dirikan 3 Pos Pengamanan dan Siapkan Call Center
Operasi Ketupat di Trenggalek Libatkan 750 Personel, Polisi Dirikan 3 Pos Pengamanan

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:01 WIB

Kunjungan Pantai Pelang Melonjak 30 Persen Saat Lebaran 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:01 WIB

Turnamen eFootball Mobile Trenggalek Berjalan Lancar, Padahal Sempat Gangguan Jaringan

Senin, 30 Maret 2026 - 15:01 WIB

Gertak Trenggalek Dipuji Kemensos, Dinilai Efektif Dukung Pemutakhiran Data Bansos

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:11 WIB

Pengalihan Arus Kupatan Trenggalek: Ini Rute Alternatif yang Disiapkan

Selasa, 17 Maret 2026 - 18:31 WIB

Polisi Bakal Datangi Warga yang Biasa Buat Balon Udara di Trenggalek

Berita Terbaru

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Triadi Admono tunjukkan sedimen yang menumpuk di penyangga jembatan Ngasinan.

Peristiwa

Pembersihan Sedimen Jembatan Ngasinan, Mumpung Cuaca Cerah

Rabu, 1 Apr 2026 - 19:08 WIB

Suasana di pantai Pelang, Kecamatan Panggul, Trenggalek. (Foto: Google Local Guide @Guruh Hadi Putranto)

Berita

Kunjungan Pantai Pelang Melonjak 30 Persen Saat Lebaran 2026

Selasa, 31 Mar 2026 - 19:01 WIB