TGX-CIKAR, Inovasi Transportasi Ramah Lingkungan ala Pemkab Trenggalek

Sabtu, 28 Desember 2024 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendaraan TGX-CIKAR nampak dari depan (Foto : Prokopim TGX)

Kendaraan TGX-CIKAR nampak dari depan (Foto : Prokopim TGX)

RagamWarta.com – TGX-CIKAR, moda transportasi baru untuk daerah wisata yang resmi diluncurkan Pemerintah Kabupaten Trenggalek. Kendaraan ini diklaim sebagai salah satu upaya pengembangan sektor pariwisata di Trenggalek.

TGX-CIKAR ini bahkan telah diuji coba langsung oleh Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin yang juga merasakan pengalaman menggunakan fasilitas ini untuk menuju Kecamatan Watulimo.

Mas Ipin sapaan akrab Bupati Trenggalek menegaskan bahwa TGX-CIKAR dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan sekaligus mendukung gaya hidup aktif dan sehat.

Salah satu fitur unggulan kendaraan ini adalah bicycle rack, yang memungkinkan wisatawan membawa sepeda untuk mengeksplorasi destinasi wisata yang ada di Kabupaten Trenggalek.

“Kami ingin transportasi ini tidak hanya mempermudah akses wisatawan, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman wisata itu sendiri. Dengan konsep hop on hop off, wisatawan dapat menjelajahi berbagai lokasi sekaligus,” ujar Mas Ipin.

Ia juga menekankan bahwa TGX-CIKAR tidak hanya dirancang untuk kenyamanan, tetapi juga untuk mendukung konsep wisata terpadu yang menghubungkan berbagai lokasi wisata di Trenggalek.

Ke depan, TGX-CIKAR diharapkan menjadi bagian dari tiket terintegrasi yang mencakup transportasi dan akses ke berbagai spot wisata.

“Saat ini masih dalam tahap awal. Baru ada dua kendaraan, tapi tahun depan kami akan menambah jumlahnya dan memperluas jangkauannya,” tambah Mas Ipin saat menguji TGX-CIKAR.

Dengan fokus pada wisata keberlanjutan, TGX-CIKAR menjadi salah satu inovasi transportasi ramah lingkungan yang diharapkan dapat mengurangi jejak karbon di sektor pariwisata Trenggalek.

Kendaraan terbuka ini memungkinkan wisatawan menikmati pemandangan sepanjang perjalanan, sekaligus mendukung mobilitas yang efisien yang menghubungkan masing-masing destinasi wisata.

“Konsep ramah lingkungan ini sangat penting untuk menjaga keindahan alam Trenggalek tetap lestari. Kami ingin pariwisata berkembang tanpa merusak lingkungan,” pungkas Mas Ipin.

 

Berita Terkait

Kunjungan Pantai Pelang Melonjak 30 Persen Saat Lebaran 2026
Turnamen eFootball Mobile Trenggalek Berjalan Lancar, Padahal Sempat Gangguan Jaringan
Gertak Trenggalek Dipuji Kemensos, Dinilai Efektif Dukung Pemutakhiran Data Bansos
Pengalihan Arus Kupatan Trenggalek: Ini Rute Alternatif yang Disiapkan
Polisi Bakal Datangi Warga yang Biasa Buat Balon Udara di Trenggalek
Wisata Trenggalek saat Libur Lebaran Disiapkan Maksimal, Mulai Sarpras hingga SDM
Operasi Ketupat di Trenggalek Dirikan 3 Pos Pengamanan dan Siapkan Call Center
Operasi Ketupat di Trenggalek Libatkan 750 Personel, Polisi Dirikan 3 Pos Pengamanan

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:01 WIB

Kunjungan Pantai Pelang Melonjak 30 Persen Saat Lebaran 2026

Senin, 30 Maret 2026 - 15:01 WIB

Gertak Trenggalek Dipuji Kemensos, Dinilai Efektif Dukung Pemutakhiran Data Bansos

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:11 WIB

Pengalihan Arus Kupatan Trenggalek: Ini Rute Alternatif yang Disiapkan

Selasa, 17 Maret 2026 - 18:31 WIB

Polisi Bakal Datangi Warga yang Biasa Buat Balon Udara di Trenggalek

Senin, 16 Maret 2026 - 21:08 WIB

Wisata Trenggalek saat Libur Lebaran Disiapkan Maksimal, Mulai Sarpras hingga SDM

Berita Terbaru

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Triadi Admono tunjukkan sedimen yang menumpuk di penyangga jembatan Ngasinan.

Peristiwa

Pembersihan Sedimen Jembatan Ngasinan, Mumpung Cuaca Cerah

Rabu, 1 Apr 2026 - 19:08 WIB

Suasana di pantai Pelang, Kecamatan Panggul, Trenggalek. (Foto: Google Local Guide @Guruh Hadi Putranto)

Berita

Kunjungan Pantai Pelang Melonjak 30 Persen Saat Lebaran 2026

Selasa, 31 Mar 2026 - 19:01 WIB