RagamWarta.com – Peternak sapi potong di Trenggalek nampaknya bisa bernafas lega. Pasalnya Dinas Peternakan Kabupaten Trenggalek baru saja menerima 140 botol vaksin PMK dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Trenggalek, Joko Susanto menjelaskan bahwa 140 botol vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tersebut diperkirakan cukup untuk mengamankan 3.500 ekor sapi potong.
“Alhamdulillah, tadi malam kami mendapat bantuan vaksin dari Kementerian yang didistribusikan melalui Pemprov Jatim. Totalnya 140 botol vaksin,” ucap Joko Susilo saat dikonfirmasi di DPRD Trenggalek, Kamis (16/1/2025).
Setelah ini, pihaknya menyatakan bahwa akan segera berkoordinasi dengan petugas di lapangan untuk menentukan jadwal vaksinasi.
“Rencana ini akan melibatkan medis dan paramedis yang kami miliki, dengan persiapan dilakukan pada sore hari ini. Setelah itu, vaksinasi serentak akan dilaksanakan di seluruh kecamatan,” ungkapnya.
Joko juga menjelaskan bahwa vaksinasi PMK akan difokuskan pada desa-desa yang berdekatan dengan wilayah terdampak kasus penyakit pada sapi. Jadi bukan berdasarkan jumlah kasus terbanyak.
Setiap kecamatan akan mendapatkan alokasi rata-rata 10 botol vaksin, atau setara dengan 250 dosis. Dengan total 140 botol yang diterima, program vaksinasi ini akan diberikan secara gratis kepada para peternak.
“Distribusi ini diharapkan dapat mengendalikan penyebaran PMK pada sapi dan melindungi kesehatan ternak, terutama di daerah yang wilayah sekitarnya sudah banyak terjangkit,” tambahnya.
Langkah cepat ini diharapkan dapat menekan potensi penyebaran PMK pada ternak dan memberikan rasa aman bagi para peternak di Trenggalek.
“Semoga dengan datangnya vaksin ini wabah PMK di Trenggalek bisa terkendali. Dan pasar hewan yang sebelumnya ditutup bisa dibuka kembali,” pungkasnya.






