Kesasar GPS, Truk Terguling dan Tutup Jalur Dongko-Kampak Trenggalek

Rabu, 5 Maret 2025 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RagamWarta.com – Truk bermuatan perabotan rumah tangga terguling di jalan raya Dongko-Kampak, tepatnya di Desa Bogoran, Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek, pada Rabu (5/3/2025).

Akibat kejadian tersebut, jalan utama penghubung Kecamatan Kampak dengan Kecamatan Dongko sempat tertutup 3 jam. Kuat dugaan, sopir belum pernah ke Trenggalek dan kesasar GPS.

Kasatlantas Polres Trenggalek, AKP Agus Prayitno menjelaskan bahwa truk dengan nomor polisi W 8111 OB yang dikemudikan Muchammad Riduwan mengalami kesulitan saat melintasi tanjakan curam dengan tikungan tajam.

Truk yang cukup panjang tersebut yang melaju dari Kecamatan Kampak menuju Kecamatan Dongko dan akhirnya kehilangan tenaga saat menanjak dan mundur tak terkendali.

“Truk tidak kuat menanjak hingga akhirnya mundur dan menabrak sepeda motor Honda GL nomor polisi AG 3836 YBE yang berada di belakangnya,” ujar AKP Agus.

Menurut keterangan, saat kendaraannya tak bisa dikendalikan, sopir membanting setir untuk menghindari kecelakaan yang lebih parah.

Walaupun sudah berusaha membanting stir, truk terguling dan melintang di tengah jalan. Dua orang mengalami luka ringan dalam insiden ini, yakni pengemudi sepeda motor dan seorang penumpang truk.

Jalur Kampak-Dongko pun lumpuh total. Polisi segera mendatangkan derek untuk mengevakuasi truk yang menghalangi jalan.

“Pukul 11.00 WIB, truk berhasil dievakuasi dan jalur sudah bisa dilalui kembali,” tambah AKP Agus.

Sementara itu, Kapolsek Kampak, Iptu Henri Agus mengungkapkan bahwa sopir truk baru pertama kali melewati jalur tersebut. Diduga, ia mengandalkan GPS yang justru mengarahkannya melewati jalan ekstrem.

“Sopir ini tidak tahu jalan, sehingga membuka GPS. Namun, GPS justru mengarahkannya ke jalur Kampak-Dongko, padahal yang lebih aman seharusnya lewat Kecamatan Karangan,” jelas Iptu Henri.

Ia mengimbau para pengendara, terutama yang datang dari arah Kabupaten Tulungagung, agar memilih rute yang lebih landai dan lebar melalui Kecamatan Karangan jika menuju Kecamatan Dongko atau Panggul.

“Memang sedikit lebih jauh, tapi jauh lebih aman dibandingkan jalur yang penuh tanjakan dan tikungan tajam ini,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Pelaku Arisan Bodong Trenggalek Ditangkap, Sempat Kabur ke Timor Leste
Pembersihan Sedimen Jembatan Ngasinan, Mumpung Cuaca Cerah
Basarnas Trenggalek Evakuasi Nelayan, Terapung 4 Jam di Laut Ditemukan Selamat di Teluk Prigi
Lansia Ponorogo Hilang Ditemukan Meninggal di Hutan Trenggalek, Diduga Kelaparan dan Hipotermia
Kapal Nelayan Karam di Trenggalek, 5 Kru KM Natasya Bertahan Belasan Jam di Laut
Setelah Dua Hari Pencarian, Pemancing Hilang di Bendungan Tugu Trenggalek Ditemukan Meninggal
Tinjau Jalan Sumberingin-Kedekan, Bupati Pamer Anggaran Infrastruktur Jalan Trenggalek Naik Rp60 Miliar
Batu Besar Penghalang Jalur Trenggalek Ponorogo Berhasil Disingkirkan Pakai Alat Berat
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 16:08 WIB

Pelaku Arisan Bodong Trenggalek Ditangkap, Sempat Kabur ke Timor Leste

Rabu, 1 April 2026 - 19:08 WIB

Pembersihan Sedimen Jembatan Ngasinan, Mumpung Cuaca Cerah

Senin, 30 Maret 2026 - 18:27 WIB

Basarnas Trenggalek Evakuasi Nelayan, Terapung 4 Jam di Laut Ditemukan Selamat di Teluk Prigi

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:19 WIB

Lansia Ponorogo Hilang Ditemukan Meninggal di Hutan Trenggalek, Diduga Kelaparan dan Hipotermia

Selasa, 17 Maret 2026 - 16:02 WIB

Kapal Nelayan Karam di Trenggalek, 5 Kru KM Natasya Bertahan Belasan Jam di Laut

Berita Terbaru

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Triadi Admono tunjukkan sedimen yang menumpuk di penyangga jembatan Ngasinan.

Peristiwa

Pembersihan Sedimen Jembatan Ngasinan, Mumpung Cuaca Cerah

Rabu, 1 Apr 2026 - 19:08 WIB

Suasana di pantai Pelang, Kecamatan Panggul, Trenggalek. (Foto: Google Local Guide @Guruh Hadi Putranto)

Berita

Kunjungan Pantai Pelang Melonjak 30 Persen Saat Lebaran 2026

Selasa, 31 Mar 2026 - 19:01 WIB