RagamWarta.com – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Trenggalek mengklarifikasi penyebab minimnya jumlah siswa baru di sejumlah sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) pada tahun ajaran 2025/2026.
Tercatat, sebanyak 34 SD dan SMP negeri hanya menerima antara satu hingga lima siswa, bahkan satu SD sama sekali tidak mendapatkan peserta didik baru.
Kepala Disdikpora Trenggalek, Agoes Setiyono membenarkan kondisi tersebut. Ia menjelaskan bahwa rendahnya jumlah lulusan taman kanak-kanak (TK) di wilayah masing-masing menjadi salah satu penyebab utama.
“Misal satu TK hanya meluluskan tiga anak. Satu masuk SD negeri, dua lainnya bisa memilih sekolah lain,” ujar Agoes, Senin (14/7/2025).
Walaupun begitu, pihaknya juga menegaskan bahwa hak anak untuk mendapatkan pendidikan tetap harus dipenuhi, meskipun hanya ada satu siswa di dalam kelas.
“Itu hak anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Satu siswa pun harus tetap diajar,” tegasnya.
Selain itu, relokasi penduduk akibat pembangunan infrastruktur juga berdampak pada berkurangnya jumlah siswa di sekolah-sekolah tertentu. Salah satunya terjadi di SDN 3 Sumurup yang terdampak proyek pembangunan Bendungan Bagong.
“Warga sekitar pindah ke tempat yang lebih jauh dari sekolah. Jarak menjadi kendala baru bagi mereka,” jelasnya.
Agoes menambahkan, pihaknya kini tengah mengkaji opsi regrouping atau penggabungan sekolah jika tren penurunan siswa terus berlangsung. Namun, langkah inu tidak bisa dilakukan secara serampangan dan harus mempertimbangkan kondisi geografis.
“Kalau melihat topografinya, di daerah tertentu tiga kilometer bisa terasa sangat jauh karena jalannya naik turun. Jadi sekolahannya bisa semakin jauh,” paparnya.
Terakhir ia menyebutkan bahwa sekolah swasta saat ini menjadi pesaing nyata bagi sekolah negeri karena menawarkan layanan tambahan yang dianggap lebih menarik bagi orang tua.
“Walaupun sekolah swasta dianggap lebih menarik, namun sebenarnya tidak ada aturan yang menghambat sekolah negeri untuk berinovasi,” pungkasnya.






