RagamWarta.com – Pengurus baru Persatuan Guru Republik Indonesia atau disingkat PGRI Trenggalek masa bakti 2025–2030 resmi dikukuhkan, Rabu (29/10/2025).
Dalam susunan kepengurusan baru ini, Catur Winarno terpilih sebagai Ketua PGRI Trenggalek, bersama jajaran pengurus yang siap menjalankan program peningkatan kualitas pendidikan daerah.
Pelantikan yang diselenggarakan di Pendopo Manggala Praja Nugraha ini berlangsung bersamaan dengan pengukuhan Novita Hardini sebagai Bunda Guru PGRI Trenggalek.
Usai dilantik, Catur menyampaikan arah kebijakan organisasi yang akan difokuskan pada peningkatan kompetensi dan profesionalisme tenaga pendidik di seluruh wilayah Kabupaten Trenggalek.
Pihaknya juga berkomitmen mendukung pemerintah pusat dalam percepatan sosialisasi kurikulum melalui pelatihan dan pembelajaran mendalam bagi para guru.
“Pemerintah sebenarnya sudah melakukan berbagai diklat, tetapi belum menyentuh semua guru. Karena itu, kami berencana menggelar pelatihan di 14 kecamatan dalam waktu dekat,” terang Catur Winarno, Rabu (29/10/2025).
Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari program kerja jangka pendek PGRI Trenggalek untuk memperluas jangkauan pelatihan bagi guru-guru yang belum mendapatkan bimbingan teknis dari pemerintah.
Rencananya pelatihan itu akan digelar secara kolaboratif antara PGRI Trenggalek dengan Dinas Pendidikan Trenggalek.
Pihaknya juga menegaskan, PGRI bukan hanya sekadar organisasi profesi, melainkan juga wadah perjuangan dan ketenagakerjaan yang akan terus mengawal peningkatan mutu pendidikan.
“Bimbingan teknis yang relevan dengan profesionalisme guru tetap akan kami kawal, Mas. Karena PGRI itu di samping organisasi profesi, juga organisasi perjuangan dan ketenagakerjaan,” tegasnya.
Ia berharap, ke depan seluruh pengurus dan anggota PGRI dapat berperan aktif dalam menggerakkan semangat guru di berbagai tingkatan satuan pendidikan, terutama menghadapi tantangan pembelajaran era baru.
“Kami ingin PGRI hadir lebih nyata, bukan hanya sebagai simbol organisasi, tetapi sebagai mitra strategis pemerintah dalam peningkatan kualitas guru,” tambahnya.
Dengan kepemimpinan baru ini, Catur optimistis PGRI Trenggalek mampu menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
Apalagi, momentum Hari Guru dan HUT PGRI tahun 2025 akan menjadi ajang untuk menunjukkan peran nyata guru sebagai pilar perubahan di dunia pendidikan.






