Batik Bermotif Bahasa Isyarat Pertama Di Indonesia

Minggu, 23 Juni 2019 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAGAM WARTA, TRENGGALEK – Semua sudah pasti mengenal Batik, ya, batik. Batik menjadi salah satu produk unggulan dan ciri khas beberapa daerah di Indonesia. Namun ada yang unik dan belum pernah ada di Indonesia, yakni batik Difabel yang berasal dari Kabupaten Trenggalek.

Batik produk Yayasan Disabilitas Naeema dari Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur ini, menjadi satu satunya batik difabel. Karena dari pola yang diciptakan merupakan pola batik dari isyarat ejaan jari dan braile.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Awal mula saya tidak kepikiran membuat batik disabilitas atau difabel ini. Karena dimulai dari membuat batik untuk para guru di SLBN Panggungsari Durenan yang akan digunakan sebagai lomba guru berprestasi dan berdedikasi pada tahun 2019 ini,” ungkap Taryaningsih Ketua Yayasan Disabilitas Naeema Minggu (23/6/2019).

Ia juga menuturkan, berawal dari situlah, hingga pada akhirnya langsung ada pesanan dari bupati trenggalek dan juga banyak teman-teman yang meminta untuk dibuatkan. Pada akhirnya isyarat ejaan jari dan brail yang semula bertuliskan SLBN Panggungsari diganti dengan difabel Trenggalek. Jadi batik difabel atau disabilitas ini bisa diganti pada isyarat ejaan jari dan brail sesuai dengan pesanan.

“Sehingga batik yang akan dibuat tetap menggunakan isyarat disabilitas,” terangnya.

Tarya juga menuturkan bahwa, terkait tingkat kesulitannya sendiri sebenarnya tidak ada, dalam proses pembuatannya juga bisa dibilang mudah, namun dalam prosesnya dibutuhkan ketlatenan pada saat mencanting batik. Kalau pola batik sudah di buatkan sendiri.

Jadi untuk teman disabilitas tinggal menggambar kain di atas pola yang telah dibuat. Pada saat mencanting itu kesulitannya jika malam atau bahan membatik terlalu dingin serta terlalu encer akan meluber kemana-mana. Karena jika meluber, maka isyarat jari dan brail akan tidak terbaca.

“Sedangkan untuk batik disabilitas ini belum pernah ada di Indonesia karena isyarat dan brail awalnya hanya untuk sarana komunikasi. Isyarat untuk berkomunikasi dengan tuna rungu sedangkan brail untuk tunanetra,”terangnya.

Diimbuhkan Tarya, dari situlah inspirasi itu muncul untuk dijadikan batik dengan kombinasi logo disabilitas. Jadi, ada ejaan untuk tunanetra, tunarungu, tunadaksa, tunagrahita dan autis.


Selain itu karena karya ini dari Trenggalek, sementara di Kabupaten Trenggalek kaya akan cengkih maka dikombinasikan dengan bunga cengkih. Serta ada bunga teratai yang melambangkan cinta dan kehidupan di tengah kehidupan kita yakni teman difabel.

Sehingga kita memang harus sangat tulus mencintai, mengasihi dan melindungi anak-anak difabel dalam kehidupan bermasyarakat.

Berita Terkait

Baru Berdiri 1 Tahun, D’SON Futsal Academy Trenggalek Langsung Raih Gelar Juara
Pilkades Trenggalek 2027: Anggaran Rp 5 Miliar untuk 128 Desa, Jadwal Belum Pasti
Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya
Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga
Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan
Segel Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Rusak, Stok Dipindahkan Tanpa Koordinasi
Peredaran Minuman Beralkohol Trenggalek Diatur Ketat, DPRD Ingatkan Pelaku Usaha
Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Baru Berdiri 1 Tahun, D’SON Futsal Academy Trenggalek Langsung Raih Gelar Juara

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Pilkades Trenggalek 2027: Anggaran Rp 5 Miliar untuk 128 Desa, Jadwal Belum Pasti

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan

Berita Terbaru