Situs Batuan Zaman Majapahit Ditemukan Di Trenggalek

Minggu, 27 Oktober 2019 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRENGGALEK, RagamWarta.co – Sejarah ditemukannya situs batuan yang menyerupai soko pada tahun 80-an tepatnya di lereng bukit kebo Desa Sambirejo Trenggalek terus di ungkap. Dari temuan tersebut maka masyarakat menyebut lokasi tersebut soko watu atau soko galih. Tidak hanya itu, selain temuan situs soko juga masih terdapat struktur reruntuhan bangunan di lokasi bahkan masyarakat juga pernah menemukan arca serta benda peninggalan sejarah lainnya.

Harmadji selaku tenaga atau mitra pembantu Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Trenggalek mengatakan, penduduk menyebut lokasi ini adalah soko watu atau soko galih, karena penemuan sebelumnya telah menemukan soko watu tepatnya di lereng gunung kebo. Lokasi tersebut merupakan tempat dimana ditemukannya situs benda sejarah yang berbentuk seperti soko yang tinggi dan saat ini situs tersebut ditempatkan di area pendopo Manggala Praja Nugraha.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari temuan itu sehingga penduduk menamai tempat ini sebagai soko watu. Selain situs benda seperti soko, dilokasi juga ditemukan berbagai pecahan gerabah, batu bata, watu dakon, lumpang serta struktur reruntuhan bangunan,” ungkap Harmadji yang juga merupakan guru SMA disalah satu SMA di Trenggalek, Rabu (16/10/2019)

Dijelaskan Harmadji, sebenarnya temuan lokasi ini sudah lama, sebelumnya dilakukan penelusuran sejarah Kabupaten Trenggalek sekitar tahun 80-an. Sehingga ditemukannya identifikasi soko watu. Jika merujuk peninggalan pada zaman dahulu, struktur reruntuhan bangunannya diperkirakan peninggalan pada zaman kerajaan majapahit terkahir sedangkan untuk abad keberapa belum bisa mengungkapkannya. Karena dilihat dari segi bangunan ini merupakan bangunan pra hindu. Karena bangunan ini dahulu diperkirakan seperti bangunan berundak.

“Selain itu dari informasi masyarakat, lokasi ini juga pernah ditemukan arca. Jika temuan soko tersebut dinamakan lingga, maka jika digambarkan bisa diperkirakan ini merupakan peninggalan majapahit akhir,” terangnya.

Selain itu sebagian besar bangunan pada majapahit akhir merujuk pada zaman pra sejarah karena seperti bangunan berundak. Hal tersebut bisa didapati pada lereng gunung penanggungan. Pastinya prediksi tersebut belum bisa kita yakini secara utuh karena masih perlu penelitian lebih lanjut untuk menguak reruntuhan bangunan dilokasi ini. Lokasi soko watu sendiri juga memiliki luasan sekitar sekitar satu hektar. Semua itu juga bisa lebih luas dan berkurang tergantung temuan ketika nanti dilakukan penelitian.

“Pastinya kedepan ini akan terus di teliti dan di jaga karena agar masyarakat mengetahui. Karena sejarah itu merupakan pengungkapan masa lalu untuk di buat pada masa depan sebagai cerminan dimasa sekarang dan masa depan,” ungkap Harmadji

Berita Terkait

Baru Berdiri 1 Tahun, D’SON Futsal Academy Trenggalek Langsung Raih Gelar Juara
Pilkades Trenggalek 2027: Anggaran Rp 5 Miliar untuk 128 Desa, Jadwal Belum Pasti
Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya
Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga
Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan
Segel Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Rusak, Stok Dipindahkan Tanpa Koordinasi
Peredaran Minuman Beralkohol Trenggalek Diatur Ketat, DPRD Ingatkan Pelaku Usaha
Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Baru Berdiri 1 Tahun, D’SON Futsal Academy Trenggalek Langsung Raih Gelar Juara

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Pilkades Trenggalek 2027: Anggaran Rp 5 Miliar untuk 128 Desa, Jadwal Belum Pasti

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan

Berita Terbaru