TRENGGALEK, RagamWarta.co.id – Kabupaten Trenggalek kembali masuk dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam pelaksanaan memakai batik shibori dengan peserta terbanyak yang di gelar di alun-alun.
Dengan jumlah 7.575 peserta, mulai dari guru pendidikan anak usia dini, taman kanak-kanak, sekolah dasar dan sekolah menengah pertama hingga para pengrajin batik shibori dari berbagai komunitas, pelaksanaan tersebut tercatat dengan urutan 9.379 ke dalam rekor dunia.
Dengan masuknya batik shibori ke dalam rekor MURI diklaim akan mampu dalam mempromosikan produk tersebut, selain itu juga untuk memberikan semangat kepada para pengrajin dalam menghadapi persaingan usaha serta pasang surutnya dunia usaha.
Baca juga : Batik Bermotif Bahasa Isyarat Pertama di Indonesia
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kabupaten Trenggalek Novita Hardini mengatakan, pelaksanaan ini merupakan salah satu upaya dari Pemkab melalui Dekranasda serta Dinas Komindag untuk menyemangati geliat UKM di Trenggalek.
“Salah satunya merupakan pemecahan rekor muri dengan peserta terbanyak mengenakan kain batik shibori dengan total 7.575 peserta,” ungkapnya, Senin (23/12/2019)
Menurutnya target utamanya adalah menyemangati para UKM wanita dalam menghadapi naik turunnya dunia usaha, apalagi persaingan serta banyaknya produk lain. Para pengrajin batik sibori kedepan harus memacu kreatifitas, inovasi dan mental dalam melakukan usaha
Baca juga : Warga Binaan Rutan Trenggalek Mampu Kirim Uang Untuk Keluarga Begini Ceritanya
Juga disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Kabupaten Trenggalek Agus Setyono bahwa Pengrajin sibori saat ini yang tergabung dalam kelompok ada sebanyak 23 pengrajin, serta di kelompok lain ada sekitar 30 pengrajin.
“Selain pengrajin yang dilakukan oleh kelompok juga sudah ada pengrajin yang ada di Lapas,” terangnya
Sedangkan untuk jumlah produksinya sendiri ia mengatakan bahwa saat ini sedang masa promosi. Karena batik shibori ini masih merupakan baru produk ini.
Baca juga : September Tahun 2020 Menjadi Agenda Besar Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek
Ditempat yang sama Senior Manager MURI, Ariani Siregar menjelaskan, Pemkab Trenggalek kembali mengundang untuk menyaksikan pelaksanaan pemecahan rekor Muri dengan mengenakan busana batik shibori oleh peserta terbanyak.
Setelah di hitung memang ada sebanyak 7.575 peserta, dengan masuknya ke dalam rekor Muri maka pelaksanaan kali ini dicatat dengan nomor urut yang ke 9.379 dan di catat sebagai rekor dunia.
“Bahkan untuk pemkab Trenggalek hingga saat ini telah enam kali tercatat prestasinya di Muri,” tuturnya
Simak juga : https://youtu.be/ekhUysqbnwY






