RAGAMWARTA – Memasuki hari ke Empat, pencarian nelayan hilang di perairan Pantai Blado, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek belum juga ditemukan.
Tim Gabungan yang dipimpin oleh Pos Basarnas Trenggalek sampai harus dibagi menjadi dua tim, agar bisa memperluas jangkauan pencarian. Adapun tim gabungan terdiri dari Basarnas, TNI, POlri, dan Tagana dengan total mencapai 50 personil.
Baca juga : Jelang Peringatan Hut Ri Ke 76, Bendera Merah Putih Raksasa Dibentangkan Di Kawasan Pesisir Selatan
Koordinator Pos Basarnas Trenggalek Yoni Fariza mengatakan, pencarian terhadap Siswanto, seorang nelayan yang hilang sejak Kamis (12/Agus/2021) terkendala luasan area dan cuaca ekstrime.
Menurut Yoni, ada beberapa faktor yang menjadi kendala dalam proses pencarian di perairan Pantai Blado ini. Salah satunya adalah kontur bawah laut yang memungkinkan tubuh korban tersangkut di dasar laut.
Baca juga : Ini 3 Strategi Gus Ipin Tekan Penularan Covid-19 di Trenggalek
Perlu diketahui, perahu yang mengangkut tiga orang nelayan itu terbalik setelah dihantam ombak besar pada Kamis (12/8/2021). Kejadian berawal saat nelayan hendak mencari ikan.
Belum jauh melaut, tiba-tiba perahu terhantam ombak besar dan mengakibatkan perahu terbalik. Beruntung dua dari tiga nelayan bisa berenang dan berhasil menepi ke dataran.






