Wisatawan Asal Blitar Meninggal Usai Naik Banana Boat di Pantai Karanggongso, Trenggalek

Selasa, 2 Juli 2024 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi wahana banana boat

Ilustrasi wahana banana boat

RagamWarta.com – Kabar duka datang dari kawasan wisata pantai Karanggongso, Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Trenggalek. Ada seseorang wisatawan meninggal dunia usai bermain salah satu wahana air.

Dikonfirmasi menggunakan saluran telepon, Kepala Desa Tasikmadu, Wignyo Handoyo membenarkan peristiwa tersebut. Diketahui korban bernama Gunawan (42) yang merupakan rombongan wisatawan asal Blitar.

“Tadi ada rombongan dari Blitar yakni orang tua dan anak-anak sejumlah sembilan orang,” jelas Kepala Desa Tasikmadu, Wignyo Handoyo, Senin (1/7/2024).

Menurut penjelasan Wignyo, awalnya korban hendak naik wahana banana boat untuk menikmati keseruan bermain di pantai. Seperti biasa, wahana tersebut nantinya akan digulingkan untuk menambah keseruan saat bermain.

“Setelah dijatuhkan ada salah satu wisatawan yang lemas,” lanjutnya. Melihat korban lemas, pengelolaan wahana lantas membawa korban ke tepi pantai,” ujarnya.

Setelah sampai ke tepi pantai, korban pun belum kunjung membaik. Akhirnya korban dilarikan ke Puskesmas untuk mendapatkan pertolongan.

Namun naas nasib berkata lain, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. Diduga kuat korban mempunyai penyakit bawaan, pasalnya tidak ada bekas benturan benda tumpul ditubuhnya.

“Berdasarkan hasil visum tidak ada bekas benturan benda keras. Jadi memang karena penyakit bawaan. Pengelolaan wahana juga sudah sesuai SOP,” papar Kepala Desa Tasikmadu.

Untuk saat ini jenazah korban telah dibawa kembali ke rumah duka untuk disemayamkan. Keluarga pun menerima kejadian ini dan mengikhlaskan kepergian korban.

“Akhirnya diputuskan dibawa ke Blitar yang merupakan rumahnya korban, sementara istrinya masih bekerja diluar negeri,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pembersihan Sedimen Jembatan Ngasinan, Mumpung Cuaca Cerah
Basarnas Trenggalek Evakuasi Nelayan, Terapung 4 Jam di Laut Ditemukan Selamat di Teluk Prigi
Lansia Ponorogo Hilang Ditemukan Meninggal di Hutan Trenggalek, Diduga Kelaparan dan Hipotermia
Kapal Nelayan Karam di Trenggalek, 5 Kru KM Natasya Bertahan Belasan Jam di Laut
Setelah Dua Hari Pencarian, Pemancing Hilang di Bendungan Tugu Trenggalek Ditemukan Meninggal
Tinjau Jalan Sumberingin-Kedekan, Bupati Pamer Anggaran Infrastruktur Jalan Trenggalek Naik Rp60 Miliar
Batu Besar Penghalang Jalur Trenggalek Ponorogo Berhasil Disingkirkan Pakai Alat Berat
Batu Pemutus Jalur Trenggalek Ponorogo Mulai Digempur, Diprediksi Terbuka 2 Hari Lagi

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 19:08 WIB

Pembersihan Sedimen Jembatan Ngasinan, Mumpung Cuaca Cerah

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:19 WIB

Lansia Ponorogo Hilang Ditemukan Meninggal di Hutan Trenggalek, Diduga Kelaparan dan Hipotermia

Selasa, 17 Maret 2026 - 16:02 WIB

Kapal Nelayan Karam di Trenggalek, 5 Kru KM Natasya Bertahan Belasan Jam di Laut

Senin, 16 Maret 2026 - 19:02 WIB

Setelah Dua Hari Pencarian, Pemancing Hilang di Bendungan Tugu Trenggalek Ditemukan Meninggal

Senin, 9 Maret 2026 - 18:01 WIB

Tinjau Jalan Sumberingin-Kedekan, Bupati Pamer Anggaran Infrastruktur Jalan Trenggalek Naik Rp60 Miliar

Berita Terbaru

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Triadi Admono tunjukkan sedimen yang menumpuk di penyangga jembatan Ngasinan.

Peristiwa

Pembersihan Sedimen Jembatan Ngasinan, Mumpung Cuaca Cerah

Rabu, 1 Apr 2026 - 19:08 WIB

Suasana di pantai Pelang, Kecamatan Panggul, Trenggalek. (Foto: Google Local Guide @Guruh Hadi Putranto)

Berita

Kunjungan Pantai Pelang Melonjak 30 Persen Saat Lebaran 2026

Selasa, 31 Mar 2026 - 19:01 WIB