Jalan Penghubung Kecamatan Dongko-Munjungan Rusak Parah, Warga Ngadu ke Dewan

Senin, 18 November 2024 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapat hearing antara anggota DPRD Trenggalek dengan perwakilan warga yang mempersoalkan rusaknya jalan penghubung antar Kecamatan Dongko dan Munjungan.

Suasana rapat hearing antara anggota DPRD Trenggalek dengan perwakilan warga yang mempersoalkan rusaknya jalan penghubung antar Kecamatan Dongko dan Munjungan.

RagamWarta.com – Puluhan warga dari Desa Pandean, Watuagung, Salamwates di Kecamatan Dongko, dan Desa Gembes di Kecamatan Munjungan datangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Trenggalek.

Mereka menyampaikan aspirasinya ke anggota dewan karena jalan yang biasanya dilalui rusak parah. Mirisnya jalan menjadi akses utama bagi aktivitas ekonomi warga, termasuk pedagang sayur dan petani yang mengelola hutan produktif.

Ketua Persatuan Masyarakat Mei Wahyudin, menegaskan bahwa jalan penghubung antar kecamatan yang membentang dari Desa Pandean, Kecamatan Dongko hingga Desa Masaran, Kecamatan Munjungan sangatlah penting.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jalan ini adalah nadi ekonomi warga. Dengan kondisi yang rusak parah, akses transportasi menjadi sulit, sehingga menghambat distribusi hasil pertanian dan kegiatan usaha lainnya,” ujarnya, Senin (18/11/2024).

Diungkapkan Mei, selama ini warga telah berupaya memperbaiki jalan secara mandiri melalui kerja bakti dan pembersihan rutin. Namun, mereka mengaku tidak lagi mampu melanjutkan perbaikan tanpa bantuan pemerintah.

“Kami sudah kehabisan tenaga dan biaya. Perbaikan ini bukan lagi sekadar tambal-sulam, tetapi membutuhkan pembangunan jalan baru,” tegas Mei saat dikonfirmasi usai temui anggota DPRD Trenggalek.

Mei juga menjelaskan bahwa sebelumnya beberapa ruas jalan sempat diperbaiki menggunakan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pada tahun 2023.

“Dulu pernah dapat pinjaman PEN, tetapi anggaran yang tersedia tidak cukup untuk menyelesaikan seluruh jalur. Akibatnya, bagian jalan sepanjang 3 kilometer tetap dalam kondisi rusak berat,” terangnya.

Bahkan untuk mengetuk hati nurani wakil rakyat, perwakilan warga membawa dokumentasi berupa foto dan video untuk menunjukkan kondisi jalan yang sulit dilalui.

“Kami meminta agar Pemerintah Daerah segera mengalokasikan anggaran untuk betonisasi maupun pengaspalan. Pasalnya sektor masyarakat sekitar banyak yang bergantung dari akses jalan itu,” pintanya.

Selain perbaikan fisik, perwakilan warga juga berharap pemerintah menyediakan tenaga perawatan dan kebersihan jalan. Pasalnya, upaya swadaya yang dilakukan warga tidak lagi cukup untuk menjaga kondisi jalan.

“Ini bukan permintaan politik. Ini murni untuk kepentingan masyarakat luas. Jalan yang baik akan mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal dan mempermudah aktivitas warga,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Kecelakaan Renang di Trenggalek, Siswi Kelas IV SD Jadi Korban
Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat
Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel
Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok
Dua Kebakaran Terjadi di Tasikmadu Trenggalek dalam Sehari, Kerugian Capai Rp15 Juta
Hasil Pemeriksaan Makanan MBG SPPG Karangan Terungkap, Bacillus Cereus Ditemukan
Lapak UMKM FJTT 2026 Dibobol, 2 Stan Jadi Sasaran
Patroli Gentong Polres Trenggalek Bergerak Bantu Warga Hadapi Kemarau Panjang

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Dua Kebakaran Terjadi di Tasikmadu Trenggalek dalam Sehari, Kerugian Capai Rp15 Juta

Selasa, 29 September 2026 - 16:13 WIB

Hasil Pemeriksaan Makanan MBG SPPG Karangan Terungkap, Bacillus Cereus Ditemukan

Berita Terbaru