Komentar Emil Dardak Soal Tidak Adanya Arak-arakan saat Lebaran Ketupat di Trenggalek

Senin, 7 April 2025 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emil Elistianto Dardak (Kanan) bersama sang istri, Arumi Bachsin foto bersama jurnalis Trenggalek. (Foto: Aby)

Emil Elistianto Dardak (Kanan) bersama sang istri, Arumi Bachsin foto bersama jurnalis Trenggalek. (Foto: Aby)

RagamWarta.com – Perayaan Lebaran Ketupat menjadi tradisi tahunan yang terus dilestarikan masyarakat Trenggalek, khususnya di Kecamatan Durenan.

Biasanya, momen ini dimeriahkan dengan arak-arakan tumpeng raksasa berisi ketupat yang menjadi daya tarik utama.

Namun, ada yang berbeda pada perayaan tahun ini. Pasalnya, arak-arakan tumpeng ketupat di Durenan ditiadakan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski begitu, suasana Lebaran Ketupat tetap terasa hangat dengan hadirnya mantan Bupati Trenggalek yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak bersama sang istri, Arumi Bachsin.

“Yang berbeda tahun ini, khususnya di Durenan, tidak ada pawai arak-arakan ketupat,” kata Emil kepada awak media saat ditemui di Trenggalek.

Ia menegaskan bahwa esensi utama dari Lebaran Ketupat bukan terletak pada pawai atau keramaiannya. Menurutnya, inti dari perayaan ini adalah silaturahmi, terutama kepada para tokoh agama.

“Sebetulnya, inti dari kupatan itu lebih pada tradisi sowan ke para kiai. Tradisi ini sudah ada sejak zaman Mbah Mesir,” jelas Emil.

Emil menceritakan, pada masa lalu, Mbah Mesir dan putranya biasa diundang oleh Adipati atau Bupati Trenggalek saat itu untuk datang ke Pendopo. Setelah tujuh hari pasca-Idul Fitri, mereka kembali ke rumah, dan masyarakat akan berdatangan untuk bersilaturahmi.

“Tradisi ini masih lestari hingga sekarang. Biasanya, keturunan Mbah Mesir mengadakan open house di momen kupatan seperti ini,” tambahnya.

Emil bercerita bahwa kedatangannya ke Trenggalek untuk bersilaturahmi dengan para tokoh agama. Ia juga menegaskan tidak bisa hadir di hari pertama Idul Fitri karena harus mendampingi Gubernur Jawa Timur di Surabaya.

“Karena hari pertama kami masih bertugas di Surabaya, jadi momen kupatan ini kami manfaatkan untuk bersilaturahmi ke para tokoh agama di Trenggalek,” jelasnya.

Lebih lanjut, Emil juga mengungkapkan ciri khas kuliner ketupat khas Trenggalek yang menurutnya memiliki keunikan tersendiri dibandingkan daerah lain.

“Yang membedakan Trenggalek dengan daerah lain itu adalah sejarah kupatannya. Di sini, ketupat biasanya disajikan bersama ayam lodo dan lodeh tewel,” ujarnya.

Kombinasi ketupat dengan ayam lodo dan tewel, menurut Emil menciptakan cita rasa yang khas dan disukai masyarakat Trenggalek.

“Rasanya sedikit pedas, kuahnya juga tidak terlalu kental. Enak sekali,” tutupnya.

 

Berita Terkait

Baru Berdiri 1 Tahun, D’SON Futsal Academy Trenggalek Langsung Raih Gelar Juara
Pilkades Trenggalek 2027: Anggaran Rp 5 Miliar untuk 128 Desa, Jadwal Belum Pasti
Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya
Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga
Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan
Segel Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Rusak, Stok Dipindahkan Tanpa Koordinasi
Peredaran Minuman Beralkohol Trenggalek Diatur Ketat, DPRD Ingatkan Pelaku Usaha
Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Baru Berdiri 1 Tahun, D’SON Futsal Academy Trenggalek Langsung Raih Gelar Juara

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Pilkades Trenggalek 2027: Anggaran Rp 5 Miliar untuk 128 Desa, Jadwal Belum Pasti

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan

Berita Terbaru