Jelang Idul Adha, Dinas Peternakan Trenggalek Perketat Pemeriksaan Hewan Kurban

Senin, 2 Juni 2025 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dinas Peternakan Kabupaten Trenggalek Ririn Hari Setiani bersama tim tengah memeriksa kesehatan hewan ternak.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dinas Peternakan Kabupaten Trenggalek Ririn Hari Setiani bersama tim tengah memeriksa kesehatan hewan ternak.

RagamWarta.com – Jelang Idul Adha 1446 Hijriah, Dinas Peternakan Kabupaten Trenggalek perketat pengawasan terhadap hewan kurban.

Hal ini terpaksa dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit seperti PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) dan LSD (Lumpy Skin Disease).

Ririn Hari Setiani, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner menjelaskan pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dan gratis, dengan melibatkan tim pengawas yang disiagakan di seluruh kecamatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tim kami sudah aktif di lapangan sejak 22 Mei, menyebar ke 14 kecamatan untuk memastikan ternak yang beredar benar-benar sehat,” ujar Ririn saat dikonfirmasi pada Senin (2/6/2025).

Dijelaskan Ririn, pemeriksaan tidak hanya dilakukan di pasar hewan, tetapi juga di lokasi penampungan serta rumah potong hewan (RPH). Ia menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kualitas hewan kurban.

“Kalau ada yang butuh diperiksa, bisa langsung menghubungi Dinas Peternakan. Kami siap turun ke lokasi,” tuturnya.

Meski tren penyakit PMK dan LSD menurun dibandingkan tahun lalu, kewaspadaan tetap menjadi prioritas. Walaupun demikian, kondisi cuaca ekstrem turut menjadi faktor pemicu kambuhnya penyakit pada hewan.

“PMK memang tidak separah awal tahun 2024, tapi masih ada kasus meskipun sedikit. Yang perlu diwaspadai adalah hujan deras yang masih sering turun bisa memperburuk kondisi hewan. Ini yang sedang kami antisipasi,” tambahnya.

Dalam proses pemeriksaan, pihaknya menerapkan dua tahapan pemeriksaan, yakni sebelum dan sesudah penyembelihan.

“Kami terapkan pemeriksaan antemortem dan postmortem, supaya daging yang dikonsumsi betul-betul aman,” jelasnya.

Pihaknya juga menaruh kewaspadaan ekstra terhadap kasus cacing hati. Pasalnya dalam beberapa kasus masih sering ditemukan cacing hati pada hewan kurban.

“Bagian hati yang terkena harus dibuang. Telur cacingnya tahan panas, jadi tidak bisa dimatikan hanya dengan dimasak,” tegasnya.

Sementara itu, Ririn juga memastikan kondisi pasar ternak di Trenggalek masih stabil. Selain itu Trenggalek masih dinyatakan aman dari pembatasan lalu lintas ternak, sehingga distribusi hewan kurban tetap berjalan lancar.

“Sampai saat ini belum ada kenaikan harga, semuanya masih normal. Dan Alhamdulillah tidak ada larangan lalu lintas ternak di sini,” pungkas Ririn Hari Setiani.

 

Berita Terkait

Baru Berdiri 1 Tahun, D’SON Futsal Academy Trenggalek Langsung Raih Juara
Pilkades Trenggalek 2027: Anggaran Rp 5 Miliar untuk 128 Desa, Jadwal Belum Pasti
Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya
Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga
Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan
Segel Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Rusak, Stok Dipindahkan Tanpa Koordinasi
Peredaran Minuman Beralkohol Trenggalek Diatur Ketat, DPRD Ingatkan Pelaku Usaha
Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Baru Berdiri 1 Tahun, D’SON Futsal Academy Trenggalek Langsung Raih Juara

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Pilkades Trenggalek 2027: Anggaran Rp 5 Miliar untuk 128 Desa, Jadwal Belum Pasti

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan

Berita Terbaru