16 Pulau yang Diperebutkan Trenggalek-Tulungagung Sementara Masuk Wilayah Jatim

Rabu, 25 Juni 2025 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar udara (google map) beberapa pulau yang diperebutkan Kabupaten Trenggalek dan Tulungagung.

Gambar udara (google map) beberapa pulau yang diperebutkan Kabupaten Trenggalek dan Tulungagung.

RagamWarta.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memutuskan 16 pulau yang diperebutkan Trenggalek dan Tulungagung untuk sementara tidak dimasukkan dalam wilayah administrasi kedua daerah.

Pulau-pulau tersebut kini ditempatkan langsung di bawah administrasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur, sebagaimana disampaikan Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, usai rapat koordinasi di Jakarta, Selasa (24/6/2025).

“Kami menetapkan bahwa 16 pulau tersebut untuk sementara masuk dalam cakupan wilayah administrasi Provinsi Jawa Timur,” ujar Tomsi.

Keputusan ini diambil setelah Kemendagri menggelar rapat bersama sejumlah instansi terkait, antara lain Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Bupati Trenggalek, Badan Informasi Geospasial, Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL, Direktorat Topografi TNI AD, Kementerian ATR/BPN, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin (paling kanan) juga hadir dalam keterangan pers Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir di Kantor Kemendagri, Jakarta, Selasa (24/6/2025).

Menurut Tomsi, rapat tersebut membahas penataan wilayah terhadap pulau-pulau yang selama ini diklaim oleh kedua kabupaten.

“Materi rapatnya membahas atau berkaitan dengan penataan daripada 16 pulau yang masuk dalam wilayah Trenggalek dan Tulungagung,” jelasnya.

Kemendagri juga merencanakan rapat lanjutan pada awal Juli mendatang untuk memutuskan secara definitif status wilayah administrasi 16 pulau tersebut, apakah masuk ke Trenggalek atau Tulungagung.

“Insyaallah akan dilaksanakan pada awal Juli, yang akan dihadiri oleh tim pusat, Gubernur Jawa Timur, Ketua DPRD Jawa Timur, serta Bupati dan Ketua DPRD masing-masing dari Trenggalek dan Tulungagung,” imbuh Tomsi.

Diketahui, jumlah pulau yang disengketakan awalnya sebanyak 13. Namun setelah dilakukan telaah bersama oleh Kemendagri dan pemangku kepentingan lainnya, jumlahnya bertambah menjadi 16 karena ditemukan adanya kesamaan klaim dari kedua pihak.

“Pulau yang disengketakan selama ini itu 13. Setelah kami telaah bersama, terdapat kesamaan klaim baik dari Tulungagung maupun Trenggalek sehingga kami tata sekalian untuk 16 pulau tersebut,” ujarnya.

Meski tengah disengketakan, Tomsi menegaskan bahwa seluruh pulau tersebut tidak berpenghuni, sehingga tidak berdampak langsung pada kehidupan warga.

 

Berita Terkait

GMNI Trenggalek Soroti Masalah Pendidikan saat Aksi Hardiknas di Depan Kantor Dewan
Harga Hewan Kurban Trenggalek Merangkak Naik Jelang Idul Adha
Game Console di Trenggalek Kian Berkembang, Turnamen Lokal Jadi Ajang Lahirkan Talenta Baru
Pengawasan Diperketat, Hewan Kurban di Pasar Hewan Trenggalek Dipastikan Sehat
Jagongan dengan Kades Trenggalek, Wapres Gibran: Terima Kasih Masukannya
Gibran ke Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Krusial
Pengamanan Kunjungan Wapres ke Trenggalek, Ratusan Personel Gabungan Disiagakan
Jadwal Haji Trenggalek 2026, 451 Jemaah Berangkat 18 Mei

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:28 WIB

GMNI Trenggalek Soroti Masalah Pendidikan saat Aksi Hardiknas di Depan Kantor Dewan

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:08 WIB

Harga Hewan Kurban Trenggalek Merangkak Naik Jelang Idul Adha

Senin, 11 Mei 2026 - 19:16 WIB

Game Console di Trenggalek Kian Berkembang, Turnamen Lokal Jadi Ajang Lahirkan Talenta Baru

Senin, 11 Mei 2026 - 18:05 WIB

Pengawasan Diperketat, Hewan Kurban di Pasar Hewan Trenggalek Dipastikan Sehat

Kamis, 30 April 2026 - 16:08 WIB

Jagongan dengan Kades Trenggalek, Wapres Gibran: Terima Kasih Masukannya

Berita Terbaru