DPRD Trenggalek Beri Kesempatan PKL Alun-alun Berjualan Gratis Saat Event Agustusan

Kamis, 17 Juli 2025 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapat dengar pendapat di DPRD Trenggalek tentang keluhan PKL di alun-alun akan tingginya harga sewa saat event Agustusan.

Suasana rapat dengar pendapat di DPRD Trenggalek tentang keluhan PKL di alun-alun akan tingginya harga sewa saat event Agustusan.

RagamWarta.com – DPRD Trenggalek respons keluhan pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di alun-alun terkait mahalnya tarif sewa lapak untuk event Agustusan yang akan digelar bulan depan.

Dalam rapat dengar pendapat yang digelar Rabu (17/7/2025), Komisi II DPRD Trenggalek Mugianto minta ke dinas terkait untuk memberi ruang bagi PKL agar bisa berjualan di sekitar alun-alun secara gratis saat event Agustusan.

“Ada keluhan dari PKL Alun-alun yang menyampaikan keberatan terkait tarif sewa lapak. Mereka meminta agar tetap diberi kesempatan berjualan tanpa harus membayar ke Event Organizer (EO),” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan Mugianto, harga yang ditetapkan EO dinilai terlalu tinggi. Sementara para PKL yang biasanya berjualan di seputaran alun-alun Trenggalek ini kewalahan jika harus membayar sewa yang terlalu mahal.

“Apalagi event ini akan berlangsung beberapa hari. Mereka menilai biaya sewa yang mahal sangat memberatkan,” imbuhnya.

Menindaklanjuti hal itu, DPRD Trenggalek dan dinas terkait sepakat untuk mengatur ulang zonasi area jualan.

“PKL diperbolehkan berjualan gratis di sekitar alun-alun. Sedangkan EO bisa mengelola area di dalam alun-alun dan beberapa titik di jalur masuk menuju alun-alun Trenggalek,” jelas Mugianto.

Keputusan ini diambil agar kegiatan Agustusan tetap berjalan meriah, tanpa mengesampingkan keberadaan PKL yang sudah lama menggantungkan hidup dari berjualan di kawasan tersebut.

DPRD juga berencana melakukan evaluasi ke depan, agar penyelenggaraan event serupa tidak menimbulkan keresahan serupa di tahun-tahun mendatang.

“Siapa tahu, dengan langkah ini bisa membantu PKL mendorong ekonominya lebih lebih baik lagi. Jika memang berdampak baik, ya harus kita pertahankan,” pungkas pria yang akrab disapa Kang Obeng ini.

 

Berita Terkait

DPRD Trenggalek Setujui Perda Pemerintahan Desa, Atur Kades hingga Perangkat
Masa Tugas Perangkat Desa Trenggalek Bakal Mengacu SK, DPRD Siapkan Perbup
Guru PPG Prajab Belum Terdata Dapodik, DPRD Trenggalek Bantu Tagih Janji Kementerian
Evaluasi Data Desil Trenggalek: Komisi IV DPRD Desak Pemutakhiran dan Libatkan Desa
Raperda Pilkades Trenggalek Belum Naikkan Syarat Pendidikan Calon Kades ke SMA, Ini Alasan DPRD
Tunggakan Biaya Rumah Sakit Rosmini Berpeluang Dibebaskan
Polemik Perubahan Desil, DPRD Trenggalek Dorong Pemutakhiran Data Lewat Musdes
PAPBD 2026 Trenggalek Resmi Jadi Perda, Belanja Modal Naik

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 21:11 WIB

DPRD Trenggalek Setujui Perda Pemerintahan Desa, Atur Kades hingga Perangkat

Rabu, 30 September 2026 - 20:06 WIB

Masa Tugas Perangkat Desa Trenggalek Bakal Mengacu SK, DPRD Siapkan Perbup

Kamis, 24 September 2026 - 15:05 WIB

Guru PPG Prajab Belum Terdata Dapodik, DPRD Trenggalek Bantu Tagih Janji Kementerian

Selasa, 15 September 2026 - 20:09 WIB

Evaluasi Data Desil Trenggalek: Komisi IV DPRD Desak Pemutakhiran dan Libatkan Desa

Selasa, 15 September 2026 - 18:03 WIB

Raperda Pilkades Trenggalek Belum Naikkan Syarat Pendidikan Calon Kades ke SMA, Ini Alasan DPRD

Berita Terbaru