Ternyata Ini Alasan Teluk Prigi Bersih dari Rumpon

Jumat, 7 November 2025 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas nelayan jaring tarik di pesisir Pantai Prigi Trenggalek. Teluk Prigi nampak bersih hanya ada dua kapal besar yang tengah melakukan survei seismik laut. Padahal biasanya dipenuhi kapal nelayan dan rumpon.

Aktivitas nelayan jaring tarik di pesisir Pantai Prigi Trenggalek. Teluk Prigi nampak bersih hanya ada dua kapal besar yang tengah melakukan survei seismik laut. Padahal biasanya dipenuhi kapal nelayan dan rumpon.

RagamWarta.com – Rumpon atau alat bantu penangkapan ikan milik nelayan tradisional yang biasanya banyak ditemukan di Teluk Prigi banyak yang hilang.

Hilangnya rumpon di Teluk Prigi itu ternyata berkaitan dengan kegiatan survei minyak dan gas bumi atau migas yang dilakukan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Jambi Merang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Trenggalek, Cusi Kurniawati menjelaskan bahwa saat ini tengah berlangsung Survei Seismik Laut 2D di perairan selatan Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Survei tersebut bertujuan memetakan potensi minyak dan gas bumi (migas) di kawasan laut lepas, mulai dari Kabupaten Pacitan hingga Kabupaten Lumajang.

“Nama surveinya adalah survei seismik 2D, dilakukan oleh Pertamina Hulu Energi atau PHE Jambi Merang,” ujar Cusi, Jumat (7/11/2025).

Dijelaskan Cusi, kegiatan survey migas dimulai akhir Oktober menggunakan kapal besar bernama Discover Booth yang menarik dua kapal pendukung untuk menyusuri area laut sesuai jalur pemetaan.

Agar proses pengambilan data berjalan lancar, semua rumpon di jalur lintasan kapal harus dibersihkan sementara waktu.

“Kalau melewati jalur-jalur itu dan ada rumpon, harus dibersihkan supaya tidak mengganggu proses survei,” jelasnya.

Cusi memastikan, nelayan yang terdampak tidak akan dirugikan karena pihak Pertamina telah menyiapkan kompensasi bagi rumpon yang rusak atau tidak bisa digunakan.

“Antara nelayan dan Pertamina sudah ada perhitungan sendiri. Yang penting, kerugian nelayan akibat rusaknya rumpon mendapat kompensasi,” tegasnya.

Ia memperkirakan, jumlah rumpon yang terdampak di wilayah perairan Trenggalek mencapai 100 hingga 200 unit, tersebar di sepanjang pesisir barat hingga timur, terutama di Kecamatan Watulimo, Munjungan, hingga Panggul.

Lebih lanjut, Cusi menambahkan bahwa survei 2D ini merupakan tahap awal dari proses eksplorasi migas di laut selatan Jawa Timur.

Hasil pemetaan akan menjadi dasar untuk survei lanjutan tiga dimensi (3D) yang diproyeksikan berlangsung dalam beberapa tahun mendatang.

“Pemetaan ini dilakukan karena sudah ada potensi yang diindikasikan. Dari survei 2D ini nanti bisa berkembang menjadi survei 3D, dan prosesnya bisa memakan waktu tiga sampai empat tahun,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Kecelakaan Renang di Trenggalek, Siswi Kelas IV SD Jadi Korban
Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat
Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel
Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok
Dua Kebakaran Terjadi di Tasikmadu Trenggalek dalam Sehari, Kerugian Capai Rp15 Juta
Hasil Pemeriksaan Makanan MBG SPPG Karangan Terungkap, Bacillus Cereus Ditemukan
Lapak UMKM FJTT 2026 Dibobol, 2 Stan Jadi Sasaran
Patroli Gentong Polres Trenggalek Bergerak Bantu Warga Hadapi Kemarau Panjang

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Kecelakaan Renang di Trenggalek, Siswi Kelas IV SD Jadi Korban

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Dua Kebakaran Terjadi di Tasikmadu Trenggalek dalam Sehari, Kerugian Capai Rp15 Juta

Berita Terbaru