418 Pelanggar Terjaring dalam Sepekan Operasi Zebra Semeru 2025 di Trenggalek

Selasa, 25 November 2025 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Sony Suhartanto yang juga sebagai Kasatgas Gakkum Operasi Zebra Semeru 2025.

Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Sony Suhartanto yang juga sebagai Kasatgas Gakkum Operasi Zebra Semeru 2025.

RagamWarta.com – Sepekan pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2025 di Trenggalek mencatat sedikitnya ada 418 pelanggar lalu lintas. Data tersebut merupakan rekap perolehan tujuh hari pelaksanaan sejak 17 November 2025.

Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Sony Suhartanto yang juga sebagai Kasatgas Gakkum Operasi Zebra Semeru 2025 menyampaikan bahwa jumlah pelanggaran tahun ini mengalami peningkatan cukup signifikan.

“Dari hasil Anev, dari keseluruhan penindakan terhadap pelanggar lalu lintas, 222 di antaranya menggunakan ETLE dan 196 sisanya tilang manual. Angka ini terhitung naik sebesar 28% dibandingkan Operasi Zebra tahun lalu,” ujarnya, Senin (24/11/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

AKP Sony juga menjelaskan bahwa mayoritas pelanggaran masih didominasi pengendara yang tidak menggunakan helm berstandar SNI, dengan total 308 kasus.

Selain itu terdapat 17 pelanggaran berkendara di bawah umur dan 93 pelanggaran lain seperti kelengkapan surat atau kendaraan yang tidak sesuai ketentuan.

Dari jenis kendaraan yang melanggar, sepeda motor mendominasi dengan 406 temuan. Disusul mobil penumpang sebanyak 10 pelanggaran dan mobil barang sebanyak 2 pelanggaran.

“Data ini menunjukkan tingkat kesadaran keselamatan berlalu lintas khususnya penggunaan helm masih relatif rendah,” jelasnya.

Walaupun sudah masuki hari ketujuh, Satlantas Polres Trenggalek juga masih aktif dan justru meningkatkan sosialisasi terkait penggunaan helm berstandar SNI maupun pentingnya tertib berlalu lintas.

“Sering kali kita temukan pelanggar berdalih jaraknya dekat atau merasa tidak ada petugas. Ini yang terus kita edukasikan bahwa tertib berkendara dimulai dari diri sendiri. Keselamatan itu untuk bersama,” tambahnya.

AKP Sony juga menyinggung berbagai program preemtif yang sudah digelar selama operasi berlangsung. Mulai dari sosialisasi melalui radio, edukasi kepada kelompok rentan, hingga kegiatan sosial berupa pembagian helm kepada masyarakat.

“Tujuannya agar tumbuh kesadaran kolektif masyarakat, meningkatkan kepatuhan aturan, dan menjadikan keselamatan sebagai budaya,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Pilkades Trenggalek 2027: Anggaran Rp 5 Miliar untuk 128 Desa, Jadwal Belum Pasti
Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya
Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga
Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan
Segel Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Rusak, Stok Dipindahkan Tanpa Koordinasi
Peredaran Minuman Beralkohol Trenggalek Diatur Ketat, DPRD Ingatkan Pelaku Usaha
Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat
Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Pilkades Trenggalek 2027: Anggaran Rp 5 Miliar untuk 128 Desa, Jadwal Belum Pasti

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:16 WIB

Segel Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Rusak, Stok Dipindahkan Tanpa Koordinasi

Berita Terbaru