RagamWarta.com – Menjelang berakhirnya Operasi Zebra Semeru 2025, Satuan Lalu Lintas atau disingkat Satlantas Polres Trenggalek meningkatkan intensitas penindakan terhadap pelanggar lalu lintas.
Sesuai penjelasan Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Sony Suhartanto bahwa pada fase penutup ini pihaknya kembali menggiatkan razia dan memberlakukan tilang manual atau tilang non elektronik.
“Mulai hari ini, kita kembali melaksanakan kegiatan razia dengan melakukan penindakan dengan tilang manual,” tegas AKP Sony saat dikonfirmasi awak diruangannya, Kamis (27/11/2025).
Pemberlakuan tilang manual dalam Operasi Zebra Semeru 2025 bukan tanpa sebab. Berdasarkan penjelasan AKP Sony bahwa seluruh tahapan operasi telah dilalui. Dari mulai tahapan Preemtif hingga Preventif sudah dilalui.
Sehingga, memasuki hari ke 11 sejak dimulainya operasi zebra atau empat hari terakhir, Satlantas Trenggalek mulai melakukan tilang manual non elektronik sebagai representasi dari tahapan Represif.
“Tahap awal berupa sosialisasi sudah kami lakukan. Kegiatan preemtif dan preventif juga terus berjalan hingga hari ini,” jelasnya.
Sepanjang pelaksanaan operasi, tercatat ada sekitar 18.000 kegiatan preemtif telah dilakukan. Saat itu fokus operasi diarahkan pada edukasi. Penindakan masih melalui teguran, baik lisan, tertulis, maupun melalui aplikasi Presisi.
“Selama 10 hari tercatat teguran lisan mencapai 9.000, teguran tertulis 5.000, sementara teguran presisi yang masuk dalam aplikasi mencapai 3.800 teguran,” terang AKP Sony.
Beberapa hari terakhir, Satlantas Polres Trenggalek juga menggelar operasi rahasia di sejumlah titik. Hasilnya didapati banyak pengendara roda dua yang tidak melengkapi surat-surat kendaraan, terutama SIM.
Di sisi lain, dengan terselenggara Operasi Zebra Semeru 2025 ini angka kecelakaan di Trenggalek menurun drastis. Dimana hanya ada 11 kejadian kecelakaan sejak dimulainya operasi pada 17 November 2025 kemarin.
“Alhamdulillah, untuk angka kecelakaan sejak tanggal 17 hingga hari ini, total ada 11 kejadian. Didominasi kendaraan roda dua dan seluruh korban masuk kategori luka ringan dengan lokasi tersebar di seluruh wilayah,” pungkasnya.






