RagamWarta.com – Hadapi libur Imlek 2026, Satlantas Polres Trenggalek tingkatkan pengamanan arus lalu lintas, khususnya di jalur menuju destinasi wisata. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas selama liburan.
Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Sony Suhartanto menjelaskan bahwa pengalaman pada libur panjang sebelumnya menunjukkan adanya peningkatan arus kendaraan di kawasan wisata bendungan dan pantai.
“Kami turunkan anggota di beberapa titik lokasi wisata. Kita backup perkuatan ke Polsek jajaran yang memiliki destinasi wisata cukup padat, diantaranya adalah area Bendungan Nglinggis Tugu dan wisata pantai di pesisir Watulimo,” ujarnya.
Personel Disiagakan di Bendungan Tugu dan Jalur Pesisir Watulimo
Di kawasan Bendungan Tugu, Satlantas Polres Trenggalek menerjunkan satu regu unit patroli untuk membantu pengamanan dan pengaturan lalu lintas.
Personel tidak hanya berjaga di area bendungan, tetapi juga disebar di sepanjang jalur menuju lokasi guna mengurai potensi kepadatan kendaraan.
Sementara di wilayah Watulimo, sedikitnya tiga regu ditempatkan di sejumlah titik strategis. Mulai dari Durenan sebagai pintu masuk, Jalur Lintas Selatan (JLS), hingga jalur lama via Gemaharjo menjadi fokus pengamanan untuk memastikan arus tetap lancar dan aman.
Ramp Check Bus Wisata Pastikan Kendaraan Laik Jalan

Selain pengamanan jalur, petugas juga melaksanakan ramp check terhadap kendaraan wisata. Pemeriksaan difokuskan di area parkir Pantai Simbaronce dan Pantai Pasir Putih yang dikenal memiliki tingkat kunjungan cukup tinggi saat musim liburan.
“Disamping pengamanan jalur wisata, kita juga melakukan ramp check kendaraan wisata di lokasi parkir Pantai Simbaronce dan Pantai Pasir Putih. Lokasi ini dipilih mengingat tingkat kunjungan yang memang relatif tinggi,” imbuhnya.
AKP Sony menjelaskan, pemeriksaan menyasar bus besar, bus kecil, minibus maupun kendaraan lain yang mengangkut banyak penumpang.
Pengecekan meliputi administrasi kendaraan serta kondisi teknis seperti mesin, sistem pengereman, ban, wiper, lampu utama dan sein, alat pemecah kaca, hingga alat pemadam kebakaran.
Ramp check tersebut dilakukan bersama Dinas Perhubungan serta pengelola wisata untuk memastikan angkutan yang beroperasi benar-benar dalam kondisi laik pakai dan mengutamakan keselamatan penumpang.
“Dari semua kendaraan yang kita chek, secara umum dalam kondisi baik dan laik pakai. Namun demikian tetap kita ingatkan agar senantiasa mematuhi aturan lalu lintas. Bagi penumpang juga kita imbau agar tidak segan menegur sopir jika ngebut atau ugal-ugalan di jalan,” pungkasnya.






