Rapor SPPG Segera Diterapkan, Pemkab Trenggalek Siapkan Sistem Penilaian Kualitas MBG

Selasa, 7 April 2026 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten I Sekretaris Daerah (Setda) Pemkab Trenggalek, dr. Sunarto saat dikonfirmasi awak media, Senin (6/4/2026).

Asisten I Sekretaris Daerah (Setda) Pemkab Trenggalek, dr. Sunarto saat dikonfirmasi awak media, Senin (6/4/2026).

RagamWarta.com – Pemerintah Kabupaten Trenggalek tengah menyiapkan sistem penilaian atau “rapor” bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kebijakan memberlakukan rapor SPPG ini untuk memastikan kualitas layanan dan makanan yang diberikan kepada masyarakat tetap sesuai standar.

Asisten I Sekretaris Daerah (Setda) Pemkab Trenggalek, dr. Sunarto mengatakan sistem ini akan menjadi instrumen monitoring terpadu yang menilai kinerja setiap SPPG secara menyeluruh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Nantinya akan kita beri penilaian atau scoring, semacam rapor. Jadi setiap SPPG akan dinilai kualitasnya, misalnya A, B, atau C,” jelasnya, Senin (6/4/2026).

Menurutnya, selama ini pengawasan masih dilakukan secara sektoral oleh masing-masing instansi, seperti bidang kesehatan, perindustrian, dan perdagangan. Ke depan, monitoring akan dilakukan secara lebih terintegrasi.

“Kalau sekarang masih per sektor. Ke depan kita ingin monitoring secara penuh, sehingga bisa kita skor dan terlihat kualitas masing-masing,” imbuhnya.

Dengan sistem rapor SPPG ini, evaluasi tidak hanya bersifat kualitatif, tetapi juga kuantitatif. Setiap kekurangan dapat terukur dan langsung ditindaklanjuti melalui rekomendasi perbaikan.

“Kalau di scoring itu kan lebih jelas secara kuantitatif. Skornya sekian berarti kurangnya di mana, nanti keluar rekomendasinya apa,” terangnya.

Ia menambahkan, sistem ini juga diharapkan memacu peningkatan kualitas antar penyedia layanan. Penilaian yang terbuka akan menjadi dorongan bagi SPPG untuk terus memperbaiki kinerjanya.

“Secara tidak langsung ini juga jadi bentuk evaluasi dan motivasi. Kalau nilainya rendah tentu akan jadi perhatian untuk diperbaiki,” katanya.

Rencana penerapan sistem rapor ini saat ini masih dalam tahap finalisasi. Pemerintah daerah menargetkan dalam waktu dekat skema tersebut sudah bisa diterapkan sebagai bagian dari pengawasan program MBG di Trenggalek.

“Sudah kita bahas dalam rapat yang dipimpin Pak Sekda. Mudah-mudahan minggu ini bisa segera finishing,” tandasnya.

Berita Terkait

Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya
Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga
Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan
Segel Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Rusak, Stok Dipindahkan Tanpa Koordinasi
Peredaran Minuman Beralkohol Trenggalek Diatur Ketat, DPRD Ingatkan Pelaku Usaha
Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat
Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel
Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:16 WIB

Segel Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Rusak, Stok Dipindahkan Tanpa Koordinasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Peredaran Minuman Beralkohol Trenggalek Diatur Ketat, DPRD Ingatkan Pelaku Usaha

Berita Terbaru