Wabup Syah Antar Sapi Kurban Presiden Prabowo ke Masjid Ngelo Trenggalek

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bersama Dinas Peternakan, Wakil Bupati Trenggalek Syah Muhammad Natanegara serahkan sapi kurban Presiden Prabowo ke pengurus Masjid Ngelo, Desa Sukorame, Kecamatan Gandusari.

Bersama Dinas Peternakan, Wakil Bupati Trenggalek Syah Muhammad Natanegara serahkan sapi kurban Presiden Prabowo ke pengurus Masjid Ngelo, Desa Sukorame, Kecamatan Gandusari.

RagamWarta.com – WabWabup Syah Antar Sapi Kurban Presiden Prabowoup Syah Antar Sapi Kurban Presiden Prabowo ke Masjid Ngelo, Desa Sukorame, Kecamatan Gandusari, Selasa (26/5/2026).

Sapi jenis Simmental berbobot 1,037 ton bantuan Presiden RI Prabowo Subianto itu akan disembelih pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah untuk dibagikan kepada masyarakat.

Wakil Bupati Trenggalek Syah Mohamad Natanegara mengatakan bantuan hewan kurban ini merupakan amanah Presiden yang diharapkan membawa manfaat bagi masyarakat Trenggalek.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ucapan terima kasih kepada Pak Presiden, kepada Pak H. Prabowo Subianto yang sudah mengamanahkan sapinya untuk dikorbankan di salah satu masjid yang ada di Trenggalek,” ujarnya.

Menurut Syah, bantuan sapi kurban itu diharapkan menjadi ladang amal jariyah bagi Presiden sekaligus membawa kebahagiaan bagi masyarakat yang menerima manfaatnya.

“Semoga ini membawa berkah manfaat dan menjadi ladang jariah untuk Pak Presiden, serta membawa manfaat dan kebahagiaan kepada masyarakat di Trenggalek,” tambahnya.

Sapi kurban tersebut merupakan milik Mujadi atau Anto, warga Desa Pogalan, Kecamatan Pogalan.

Hewan berjenis Simmental itu terpilih sebagai sapi kurban Presiden setelah menjadi yang terbesar dalam proses penjaringan yang dilakukan Dinas Peternakan Kabupaten Trenggalek.

Sapi Terbesar Hasil Penjaringan Dinas Peternakan Trenggalek

Kepala Bidang Perbibitan, Pakan dan Produksi Peternakan Dinas Peternakan Trenggalek, Yoyon Harianto, menjelaskan bantuan sapi kurban Presiden merupakan program nasional yang memberikan alokasi satu ekor sapi untuk setiap kabupaten di Jawa Timur.

Di Trenggalek, terdapat dua sapi yang memenuhi kriteria ukuran. Setelah dilakukan penimbangan, sapi milik Mujadi memiliki bobot paling besar, yakni 1.037 kilogram, sedangkan kandidat lainnya memiliki bobot sekitar 900 kilogram.

“Kemarin ditemukan dua sapi berukuran besar. Yang satu milik Pak Mujadi dan yang satunya milik Mbah Jinar di Kelutan. Setelah ditimbang, bobot yang lebih besar adalah sapi ini dengan berat 1.037 kilogram. Akhirnya kami usulkan melalui kepala dinas untuk ditetapkan sebagai bantuan Presiden,” jelasnya.

Selain memiliki bobot yang memenuhi syarat, sapi tersebut juga telah melalui pemeriksaan kesehatan sebelum dikirim ke Masjid Ngelo.

Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan Trenggalek, drh. Ririn Hari Setiani, memastikan kondisi sapi dalam keadaan sehat dan layak dijadikan hewan kurban.

“Kemarin sudah dilakukan pengecekan. Suhunya normal di angka 38,5 derajat. Matanya normal, nafsu makannya baik, bulunya mulus, kemudian dari belakang dilihat kotorannya juga tidak terlihat diare,” katanya.

Ririn menegaskan, hewan kurban yang disalurkan kepada masyarakat harus memenuhi syarat kesehatan dan tidak mengalami cacat.

Berita Terkait

Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya
Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga
Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan
Segel Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Rusak, Stok Dipindahkan Tanpa Koordinasi
Peredaran Minuman Beralkohol Trenggalek Diatur Ketat, DPRD Ingatkan Pelaku Usaha
Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat
Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel
Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:16 WIB

Segel Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Rusak, Stok Dipindahkan Tanpa Koordinasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Peredaran Minuman Beralkohol Trenggalek Diatur Ketat, DPRD Ingatkan Pelaku Usaha

Berita Terbaru