Khofifah Tanam Mangrove di Trenggalek, Ajak Pramuka Jaga Ekosistem Pesisir

Kamis, 4 Desember 2025 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Gerakan Pramuka Jawa Timur dan Bupati Trenggalek tanam mangrove di pantai Cengkrong Desa Karanggandu, Watulimo, Trenggalek, Kamis (4/12/2025). Foto: Antara Jatim

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Gerakan Pramuka Jawa Timur dan Bupati Trenggalek tanam mangrove di pantai Cengkrong Desa Karanggandu, Watulimo, Trenggalek, Kamis (4/12/2025). Foto: Antara Jatim

RagamWarta.com – Upaya pelestarian lingkungan di pesisir selatan Jawa Timur kembali mendapat perhatian besar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Pada Kamis (4/12/2025), Khofifah turun langsung ke Pantai Cengkrong, Desa Karanggandu, Watulimo, Trenggalek, untuk mengikuti kegiatan bersih pantai dan penanaman mangrove bersama Gerakan Pramuka Jawa Timur.

Aksi yang dilakukan Gubernur Jatim kali ini menjadi salah satu rangkaian program penguatan wawasan kebangsaan yang sedang digiatkan pemprov Jatim.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan ini, Khofifah menyoroti peran konsisten Pramuka dalam berbagai agenda penyelamatan lingkungan. Ia menilai, setiap inisiatif penanaman mangrove maupun kegiatan konservasi alam hampir selalu mendapat dukungan besar dari anggota Pramuka.

“Kita semua berkewajiban menjaga keberlanjutan alam. Target nasional menuju Net Zero Emission 2060 membutuhkan partisipasi nyata, dan Pramuka selalu hadir memperkuat langkah tersebut,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, keberadaan mangrove sangat berpengaruh dalam melindungi garis pantai dari abrasi sekaligus menjaga habitat ekosistem pesisir.

Penanaman mangrove, kata dia, juga telah dilakukan oleh berbagai komunitas di sejumlah wilayah Jawa Timur, bukan hanya di Trenggalek.

“Di banyak kesempatan tanam mangrove, saya sering bertemu adik-adik Pramuka. Hari ini Kwarda Jatim ikut terlibat, dan saya berharap gerakan seperti ini menjangkau wilayah yang lebih luas,” katanya.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah menyiapkan Festival Mangrove di kawasan pesisir selatan. Agenda yang direncanakan berlangsung pada 21 atau 22 Desember itu bakal melibatkan berbagai komunitas lingkungan, termasuk kehadiran musisi Kaka Slank.

Mangrove sendiri memiliki banyak manfaat. Dari sisi ekologi, hutan mangrove berfungsi menahan abrasi, meredam gelombang besar, menjaga kualitas air, sampai menjadi tempat hidup bagi berbagai satwa laut maupun burung.

Struktur akarnya yang rapat juga berperan menangkap sedimen sehingga membantu pembentukan daratan baru.

Secara ekonomi, ekosistem mangrove menjadi penopang mata pencaharian masyarakat pesisir. Banyak hasil mangrove yang dapat diolah menjadi produk pangan, obat tradisional, hingga pewarna alami.

Kawasan mangrove yang terjaga pun dapat dikembangkan menjadi destinasi ekowisata. Beberapa jenis mangrove bahkan dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak kaya nutrisi.

Di luar itu, mangrove juga mendukung ketahanan pangan karena menjadi lokasi pembesaran ikan muda. Kemampuannya menyerap karbon jauh lebih tinggi dibandingkan hutan darat, menjadikannya elemen penting dalam mitigasi perubahan iklim.

Lingkungan mangrove juga sering menjadi lokasi penelitian karena karakteristiknya yang unik dan peran pentingnya dalam menjaga iklim mikro pesisir.

 

Berita Terkait

Hasil Uji Lab MBG Trenggalek Temukan Bakteri Bacillus Cereus dan E. Coli
Bupati Trenggalek dan Istri Pakai Baju Adat Suku Asmat saat Pengibaran Bendera
Korban Diduga Keracunan MBG Trenggalek Jalani Perawatan, Alami Dehidrasi Hingga Diare
Dugaan Keracunan MBG Trenggalek Berdampak pada 549 Orang
Imbas Dugaan Keracunan, SPPG Tamanan Hentikan Sementara Penyaluran MBG
HP Anggota Polres Trenggalek Diperiksa Mendadak, Judol dan Pinjol Sasarannya
Filial Bulog KP Karangsoko Diresmikan Emil Dardak, Siap Perkuat Cadangan Pangan
Dispora Trenggalek Sambangi Juara Internasional MCGG, Dorong Pembinaan Berkelanjutan

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Hasil Uji Lab MBG Trenggalek Temukan Bakteri Bacillus Cereus dan E. Coli

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Korban Diduga Keracunan MBG Trenggalek Jalani Perawatan, Alami Dehidrasi Hingga Diare

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Dugaan Keracunan MBG Trenggalek Berdampak pada 549 Orang

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Imbas Dugaan Keracunan, SPPG Tamanan Hentikan Sementara Penyaluran MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WIB

HP Anggota Polres Trenggalek Diperiksa Mendadak, Judol dan Pinjol Sasarannya

Berita Terbaru