Begini Alasan Proyek Jalan Ngetal-Kampak Trenggalek Dilengkapi Drainase 1,4 Km

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses pembangunan drainase di tepi jalan Ngetal-Kampak Trenggalek.

Proses pembangunan drainase di tepi jalan Ngetal-Kampak Trenggalek.

RagamWarta.comProyek jalan Ngetal-Kampak Trenggalek yang saat ini tengah dikerjakan tidak hanya berfokus pada perbaikan badan jalan semata.

Dalam proyek tersebut juga dibangun saluran drainase sepanjang sekitar 1,4 kilometer untuk mengatasi persoalan genangan air yang selama ini kerap memicu kerusakan jalan.

Pembangunan drainase itu menjadi bagian dari pekerjaan reservasi jalan sepanjang 7,5 kilometer yang menghubungkan wilayah Ngetal, Gandusari hingga Kampak.

Proyek dengan nilai anggaran Rp23,2 miliar tersebut dikerjakan oleh PT Gorga Marga Mandiri dengan masa pelaksanaan sejak 1 Desember 2025 hingga 31 Mei 2026.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek jalan tersebut, Endy menjelaskan, pemasangan drainase dilakukan di beberapa titik yang memiliki kontur tanah bermasalah sehingga air hujan sering mengalir ke badan jalan.

“Kenapa dikasih drainase, karena di beberapa titik ini yang memang bermasalah sebenarnya kontur tanahnya. Jadi ini ada air hujan yang kita kumpulkan agar tidak masuk ke badan jalan. Itu yang membuat jalan ini sering rusak,” jelas Endy, Selasa (10/3/2026).

Dijelaskan Endy, saluran drainase berfungsi mengumpulkan dan mengalirkan air hujan agar tidak merembes ke struktur jalan. Dengan begitu, kerusakan jalan yang selama ini sering terjadi akibat genangan diharapkan bisa diminimalkan.

Dalam pengerjaannya, drainase tersebut menggunakan konstruksi beton dengan dua tipe, yakni saluran yang dilengkapi penutup dan sebagian lainnya tanpa penutup, menyesuaikan kondisi di lapangan.

Endy menambahkan, air merupakan salah satu faktor utama yang menyebabkan kerusakan jalan. Karena itu, pengendalian aliran air menjadi bagian penting dalam pekerjaan peningkatan kualitas jalan.

“Karena salah satu musuh jalan itu air, air dan air,” ujarnya.

Selain pembangunan drainase, proyek jalan Ngetal-Kampak juga mencakup sejumlah metode penanganan badan jalan.

Beberapa titik hanya memerlukan pelapisan satu lapis aspal, sementara bagian yang mengalami kerusakan lebih berat akan dilapisi dua lapis aspal atau ditambah agregat untuk peninggian badan jalan.

Berita Terkait

Dipilih Lewat Seleksi Terbuka, Ini Alasan Khoirul Ansori Didapuk Direktur PDAM Trenggalek
Mas Ipin Tak Terapkan WFH di Trenggalek, Bila Tidak Ada Bukti Penghematan APBD
Rotasi Kepala Dinas Trenggalek, Ini Daftar Pejabat yang Digeser Mas Ipin
LKPJ Trenggalek 2025 Diserahkan, Wabup Akui Belum Puaskan Publik Meski PDRB Tumbuh
Pemutakhiran Data Bansos Trenggalek Disoroti Gus Ipul, Integrasi Data ke BPS Jadi Kunci
Jadi Lebaran, THR ASN Trenggalek Ditarget Cair Sebelum Cuti Bersama
Dapat Bantuan Jembatan dari Prabowo, Bupati Trenggalek Sampaikan Terima Kasih
Agoes Setiyono Pensiun, Kepala Dinas Pendidikan Trenggalek Kini Dipegang Plt Saniran

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 19:06 WIB

Dipilih Lewat Seleksi Terbuka, Ini Alasan Khoirul Ansori Didapuk Direktur PDAM Trenggalek

Kamis, 2 April 2026 - 19:03 WIB

Mas Ipin Tak Terapkan WFH di Trenggalek, Bila Tidak Ada Bukti Penghematan APBD

Rabu, 1 April 2026 - 17:05 WIB

Rotasi Kepala Dinas Trenggalek, Ini Daftar Pejabat yang Digeser Mas Ipin

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:08 WIB

LKPJ Trenggalek 2025 Diserahkan, Wabup Akui Belum Puaskan Publik Meski PDRB Tumbuh

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:03 WIB

Pemutakhiran Data Bansos Trenggalek Disoroti Gus Ipul, Integrasi Data ke BPS Jadi Kunci

Berita Terbaru