RagamWarta.com – Disoroti GMNI, Dinas Pendidikan Trenggalek berencana bentuk Kelompok Kerja (Pokja) budaya sekolah aman dan nyaman.
Pernyataan itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Trenggalek Agus Dwi Karyanto saat dihadirkan DPRD Trenggalek saat terima audiensi dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia.
ADK, sapaan akrab Kadisdik Trenggalek mengatakan bahwa kelompok kerja tersebut akan dibentuk pada akhir bulan ini sebagai langkah penanganan kekerasan terhadap anak di lingkungan sekolah.
“Akhir bulan ini terkait penanganan kekerasan terhadap anak, kita akan membentuk Pokja terkait budaya sekolah aman dan nyaman,” ujar Agus saat diklarifikasi usai ikuti rapat dengar pendapat, Senin (18/5/2026).
Dijelaskan Agus, Pokja tersebut nantinya bertugas menangani berbagai bentuk kekerasan terhadap anak sekaligus membangun budaya sekolah yang aman dan nyaman di seluruh satuan pendidikan.
“Insyaallah dengan Pokja ini nanti akan bertugas menyelesaikan semua bentuk kekerasan terhadap anak, khususnya bagaimana nanti kita membangun budaya yang aman dan nyaman di semua satuan pendidikan,” katanya.
Ia menjelaskan, Pokja tersebut nantinya akan diketahui langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Trenggalek serta dilengkapi standar operasional prosedur (SOP) penanganan kasus kekerasan terhadap anak.
“Insyaallah nanti Pokja ini langsung diketahui oleh Pak Sekda dan kita akan mengambil langkah-langkah konkret, SOP terkait rencana aksi Pokja dan juga SOP terkait laporan-laporan kekerasan terhadap anak,” jelasnya.
Selain melibatkan jajaran pendidikan, Agus juga mengajak masyarakat ikut menciptakan lingkungan belajar yang aman bagi anak-anak.
“Insyaallah kita bareng-bareng dari jajaran satuan pendidikan dan juga masyarakat. Di manapun satuan pendidikan ada, kita ciptakan rasa aman dan nyaman untuk anak-anak kita,” pungkasnya.






