Polres Trenggalek Lepas 100 Tukik dan Tanam Mangrove di Pantai Kili-Kili

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya bersama istri, Ny. Debie Rizky, saat melepasliarkan tukik di Pantai Kili-Kili, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek.

Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya bersama istri, Ny. Debie Rizky, saat melepasliarkan tukik di Pantai Kili-Kili, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek.

RagamWarta.com – Kepolisian Resor (Polres) Trenggalek menunjukkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan melalui penanaman pohon mangrove dan pelepasliaran 100 tukik di Pantai Kili-Kili, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, Rabu (9/9). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penerapan ecology policing untuk menjaga keseimbangan ekosistem pesisir dan laut.

 

Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya didampingi Ketua Cabang Bhayangkari Trenggalek Ny. Debie Rizky melaksanakan kegiatan tersebut di sela kunjungan kerja di Mapolsek Panggul. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ia menjelaskan, pelepasliaran tukik menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap upaya konservasi penyu yang memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem laut.

 

“Penyu memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut, termasuk membantu mempertahankan kondisi terumbu karang yang menjadi habitat berbagai jenis ikan. Karena itu, kelestarian penyu perlu menjadi perhatian bersama,” ujar AKBP Rizky.

 

Menurutnya, keberadaan kawasan konservasi penyu di Pantai Kili-Kili menjadi potensi sekaligus tanggung jawab bagi masyarakat Trenggalek. Keindahan kawasan pesisir harus diimbangi dengan upaya perlindungan terhadap lingkungan dan satwa yang hidup di dalamnya.

 

Selain perlindungan penyu, perhatian juga perlu diberikan terhadap ancaman abrasi akibat perubahan iklim, cuaca ekstrem, serta gelombang tinggi. Penanaman mangrove dinilai menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk memperkuat perlindungan kawasan pesisir.

 

“Mangrove memberikan banyak manfaat bagi wilayah pesisir. Selain membantu mengurangi abrasi, tanaman ini juga menjadi habitat bagi biota pesisir, menyerap karbon, dan menjadi pelindung alami pantai dari berbagai risiko kerusakan lingkungan,” katanya.

 

AKBP Rizky menegaskan, tugas kepolisian dalam menjaga keamanan tidak semata-mata berkaitan dengan persoalan kamtibmas. Menurutnya, menjaga lingkungan juga menjadi bagian dari upaya menciptakan kehidupan masyarakat yang aman dan berkelanjutan.

 

Karena itu, Polres Trenggalek mengajak masyarakat ikut menjaga kawasan pesisir dengan tidak merusak tanaman mangrove, tidak membuang sampah ke laut, serta turut melindungi satwa penyu yang merupakan salah satu hewan dilindungi.

 

“Ecology policing harus kita dorong menjadi gerakan bersama, bukan hanya kegiatan seremonial. Sampah di laut dapat membahayakan penyu dan biota lainnya. Apa yang kita lakukan untuk menjaga lingkungan saat ini akan menentukan kualitas kehidupan generasi yang akan datang,” tegasnya.

 

Sementara itu, anggota Pokmas Konservasi Taman Kili-Kili, Eko Margono, mengapresiasi keterlibatan Polres Trenggalek dalam kegiatan pelestarian lingkungan dan perlindungan penyu di kawasan tersebut.

 

Ia menyebut tukik yang dilepasliarkan merupakan hasil penetasan penyu yang berkembang biak di kawasan konservasi Pantai Kili-Kili. Sebanyak 100 tukik dilepas ke laut dalam kegiatan tersebut.

 

“Untuk musim tahun ini, penyu yang bertelur dan menetas di kawasan konservasi Taman Kili-Kili adalah jenis penyu lekang. Hari ini kami melepasliarkan sebanyak 100 ekor tukik ke habitat alaminya,” kata Eko.

 

Eko menambahkan, upaya konservasi penyu masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari ancaman perburuan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab hingga keberadaan predator alami di laut. Kondisi tersebut membuat perlindungan terhadap penyu membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

 

Menurutnya, partisipasi kepolisian dalam kegiatan konservasi juga dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menaati aturan perlindungan satwa.

 

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan Polres Trenggalek. Keterlibatan kepolisian dapat memperkuat kesadaran masyarakat bahwa penyu merupakan satwa yang dilindungi dan keberadaannya sangat penting untuk mempertahankan keseimbangan ekosistem laut,” pungkasnya.

 

 

Berita Terkait

Dispora Trenggalek Siapkan Gebrakan Olahraga 2026, Bidik Bibit Atlet Potensial
Jalan Krandekan-Gandusari Segera Diperbaiki, Disediakan Anggaran Rp10 Miliar
Kebakaran Rumah di Munjungan Trenggalek, Kerugian Ditafsir Capai Rp1,5 Miliar
Perda Pilkades Trenggalek 2027 Masih Tunggu Fasilitasi Pemprov Jatim
PSHT Trenggalek Laporkan Pemilik Akun yang Diduga Hina Perguruan
Pantai Kuyon Trenggalek Makin Nyaman, Kini Punya Wifi Gratis 200 Mbps
Wacana Gaji P3K Ditanggung Pusat, Trenggalek Berharap Ruang Fiskal Makin Longgar
Muktamar ke-35 NU Usai, Emil-Ipin Harap Kepengurusan Baru Kembali Guyub

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:59 WIB

Dispora Trenggalek Siapkan Gebrakan Olahraga 2026, Bidik Bibit Atlet Potensial

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

Polres Trenggalek Lepas 100 Tukik dan Tanam Mangrove di Pantai Kili-Kili

Rabu, 9 September 2026 - 19:06 WIB

Jalan Krandekan-Gandusari Segera Diperbaiki, Disediakan Anggaran Rp10 Miliar

Rabu, 9 September 2026 - 11:46 WIB

Kebakaran Rumah di Munjungan Trenggalek, Kerugian Ditafsir Capai Rp1,5 Miliar

Senin, 7 September 2026 - 22:00 WIB

PSHT Trenggalek Laporkan Pemilik Akun yang Diduga Hina Perguruan

Berita Terbaru