RagamWarta.com – Dua kebakaran terjadi di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, dalam waktu kurang dari tiga jam, Kamis (1/10/2026). Kebakaran pertama melanda tempat penjemuran ikan milik PT Ruskin, sedangkan kejadian kedua terjadi di dapur rumah warga. Tidak ada korban jiwa dalam dua peristiwa tersebut.
Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pencegahan, Penanggulangan Kebakaran dan Non Kebakaran Damkar Trenggalek, Ahmad Samsuri, membenarkan adanya dua kejadian kebakaran tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dalam satu hari kami menerima dua laporan kebakaran di Desa Tasikmadu. Lokasinya berbeda dan penanganannya dilakukan pada waktu yang berbeda,” ujar Ahmad.
Kebakaran pertama diketahui sekitar pukul 12.10 WIB di area penjemuran ikan milik PT Ruskin. Laporan diterima Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Watulimo sekitar pukul 12.20 WIB.
Petugas kemudian bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 12.23 WIB. Api membakar area penjemuran ikan dengan luas sekitar 5.000 meter persegi.
Damkar Trenggalek mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran. Penanganan juga diperkuat satu kendaraan pemadam dari Yon TP 531 Trenggalek.
“Begitu sampai di lokasi, personel langsung melakukan pemadaman. Api berhasil dikendalikan dan dipastikan padam sekitar satu jam setelah penanganan dimulai,” kata Ahmad.
Sebanyak sekitar 9.000 liter air digunakan untuk memadamkan api. Lima personel Damkar dibantu anggota Yon TP 531 Trenggalek, Babinsa Desa Tasikmadu, Pemerintah Desa Tasikmadu, Satpol PP Kecamatan Watulimo, serta masyarakat setempat.
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp10 juta, sementara aset yang berhasil diselamatkan ditaksir lebih dari Rp50 juta.
Kebakaran Kedua Terjadi di Dapur Warga
Beberapa jam berselang, kebakaran kembali terjadi di Desa Tasikmadu. Kali ini, api muncul di dapur tempat memasak air milik Enap yang berada di RT 22 RW 04 sekitar pukul 14.30 WIB.
Kobaran api pertama kali diketahui Samsul Aris. Bersama warga sekitar, ia berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Laporan kemudian diterima Pos WMK Watulimo pada pukul 15.09 WIB. Petugas berangkat satu menit setelah menerima laporan dan tiba di lokasi sekitar pukul 15.13 WIB.
“Api sudah berhasil dipadamkan warga sebelum petugas tiba. Personel kemudian melakukan pengecekan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang masih tersisa,” terang Ahmad.
Setelah memastikan kondisi aman, lima petugas Damkar meninggalkan lokasi sekitar pukul 15.30 WIB.
Kebakaran kedua juga tidak menimbulkan korban jiwa. Kerugian material diperkirakan sekitar Rp5 juta, sedangkan aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan bernilai lebih dari Rp150 juta.
Dua kejadian tersebut tercatat berlangsung di lokasi berbeda, tetapi masih berada dalam wilayah Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo. Damkar memastikan tidak ada korban jiwa dalam kedua peristiwa kebakaran tersebut.
Penanganan Kebakaran di Tasikmadu
Dari dua kejadian tersebut, petugas Damkar Trenggalek melakukan penanganan dengan dukungan berbagai unsur. Pada kebakaran pertama, proses pemadaman membutuhkan pengerahan armada dan ribuan liter air karena api membakar area penjemuran ikan yang cukup luas.
Sementara pada kejadian kedua, warga berhasil melakukan pemadaman lebih dahulu sebelum petugas tiba. Damkar kemudian melakukan pemeriksaan untuk memastikan lokasi benar-benar aman dan tidak menyisakan potensi munculnya api kembali.
Total kerugian material dari dua kebakaran di Tasikmadu tersebut diperkirakan mencapai Rp15 juta. Di sisi lain, nilai aset yang berhasil diselamatkan dari kedua lokasi mencapai lebih dari Rp200 juta.






