Dewan Trenggalek Himpun Ribuan Pokok Pikir, Dewan: 1583 Usulan Fraksi

Senin, 6 Maret 2023 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pembahasan pokok pikir DPRD Trenggalek

Suasana pembahasan pokok pikir DPRD Trenggalek

RAGAM WARTA – Bak Maraton, itulah serangkaian Agenda Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD Kabupaten Trenggalek) yang dilakukan di awal bulan Maret tahun 2023 ini.

Seperti agenda Dewan kali ini, rapat internal bersama Fraksi – fraksi, terkait pokok – pokok pikiran DPRD untuk persiapan rangkaian pembahasan APBD tahun 2024, Senin (6/3/23)

Agus Cahyono, Selaku Pimpinan rapat yang juga sebagai Wakil DPRD Trenggalek ini menyampaikan, Pokok – pokok pikiran (Pokir) DPRD ini baru masuk rancangan awal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tadi sudah masuk dari fraksi – fraksi yang sudah direkap oleh sekretariat. Dari 6 fraksi masuk usulan pokok – pokok pikiran DPRD Sejumlah 1583 usulan kegiatan,” terangnya.

Itu sebetulnya, lanjut Agus, rangkuman dari rangkaian Anggota Dewan turun ke masyarakat (turba) untuk menerima aspirasi kemudian di sampaikan ke sekretariat dan saat ini sudah masuk di Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD).

“Ini merupakan salah satu perjuangan dari anggota DPRD untuk bisa di akomodir di APBD tahun 2024,” imbuhnya.

Ditambahkannya, terkait Silpa Kabupaten Trenggalek yang saat ini masih signifikan, Agus meminta pemerintah Daerah mencari sumber dari permasalahan tersebut.

Diterangkannya, silpa yang masih tinggi perlu dicari akar masalahnya dimana saja. Mengingat dari sisi perencanaannya atau pengawalan proses pelaksanaan APBD sebenarnya itu perlu lebih detail.

Seperti, sambung Agus, ketika proses lelang ada pemenang tender tidak bertanggung jawab, yang menyebabkan silpa menjadi tinggi. menurut Agus, harus ada regulasi yang kuat dari Pemerintah Daerah.

“Jadi sebetulnya bisa diprediksi ketika pemenang lelang ada indikasi dia tidak akan mampu untuk merealisasi saya pikir tidak harus dimenangkan,” paparnya.

Ditambahkan Politisi dari Partai PKS ini, sebenarnya pemenang proses tender lelang seharusnya tidak yang terendah. Artinya bisa mengambil penawaran yang rasional.

“Biasanya pemenang tender berdasarkan penawaran yang paling rendah. Namun jika sampai pekerjaan itu tidak selesai siap yang dirugikan, kan juga masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Agus juga menyinggung banyaknya infrastruktur jalan yang rusak. Namun nyatanya silpa tahun 2022 malah naik dari tahun sebelumnya.

“Ini akan menjadi perhatian dalam proses perencanaan ke depannya. Bagaimana caranya agar tidak ada lagi celah untuk terjadi hal semacam ini,” pungkasnya. (ADV)

Berita Terkait

DPRD Trenggalek Setujui Perda Pemerintahan Desa, Atur Kades hingga Perangkat
Masa Tugas Perangkat Desa Trenggalek Bakal Mengacu SK, DPRD Siapkan Perbup
Guru PPG Prajab Belum Terdata Dapodik, DPRD Trenggalek Bantu Tagih Janji Kementerian
Evaluasi Data Desil Trenggalek: Komisi IV DPRD Desak Pemutakhiran dan Libatkan Desa
Raperda Pilkades Trenggalek Belum Naikkan Syarat Pendidikan Calon Kades ke SMA, Ini Alasan DPRD
Tunggakan Biaya Rumah Sakit Rosmini Berpeluang Dibebaskan
Polemik Perubahan Desil, DPRD Trenggalek Dorong Pemutakhiran Data Lewat Musdes
PAPBD 2026 Trenggalek Resmi Jadi Perda, Belanja Modal Naik

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 21:11 WIB

DPRD Trenggalek Setujui Perda Pemerintahan Desa, Atur Kades hingga Perangkat

Rabu, 30 September 2026 - 20:06 WIB

Masa Tugas Perangkat Desa Trenggalek Bakal Mengacu SK, DPRD Siapkan Perbup

Kamis, 24 September 2026 - 15:05 WIB

Guru PPG Prajab Belum Terdata Dapodik, DPRD Trenggalek Bantu Tagih Janji Kementerian

Selasa, 15 September 2026 - 20:09 WIB

Evaluasi Data Desil Trenggalek: Komisi IV DPRD Desak Pemutakhiran dan Libatkan Desa

Selasa, 15 September 2026 - 18:03 WIB

Raperda Pilkades Trenggalek Belum Naikkan Syarat Pendidikan Calon Kades ke SMA, Ini Alasan DPRD

Berita Terbaru