RagamWarta.com – 538 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) diambil sumpah dan pelantikan. Bertempat di Pendopo Manggala Praja Nugraha pelantikan berlangsung khidmat, tertib dan lancar.
Dijelaskan Wabup Trenggalek, PPPK yang telah dilantik terdiri dari tenaga kesehatan sebanyak 117 orang. Guru sebanyak 342 orang dan tenaga teknis sebanyak 79 orang yang tersebar di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Alhamdulillah hari ini kita bisa melantik 538 tenaga PPPK. Yang terdiri dari guru kemudian dari nakes ada dokter spesialis dan tenaga teknis yang tersebar di beberapa OPD,” ucapnya, Selasa (28/5/2024).
Saat sambutan, Syah mengisyaratkan kepada ASN yang baru dilantik agar loyal terhadap pimpinannya. Hal itu dikarenakan untuk mensukseskan pembangunan diperlukan kekompakan antara staf dan pimpinannya.
“Bila tidak loyal tentunya kinerja perangkat daerah ini ditakutkan dapat terhambat atau bahkan tidak sesuai rule yang telah ditetapkan,” ungkap salah satu politisi yang juga pernah menjabat sebagai anggota DPRD Trenggalek itu.
Syah juga menjelaskan bahwa PPPK yang dilantik ini mendapatkan kontrak kerja 2 tahun pertama dan 3 tahun untuk kontrak selanjutnya.
“Nanti dalam perjalanan bakal dilakukan evaluasi kinerjanya sudah sesuai apa belum oleh masing-masing OPD,” terang Mas Syah.
Dalam kesempatan ini, Wabup Trenggalek juga menjelaskan bahwa masih ada sekitar 2.335 orang honorer yang belum diangkat PPPK. Pemerintah Daerah terus berusaha semaksimal mungkin, walaupun semua tergantung kebijakan pusat.
“Kalau kewenangan ada di kita sudah pasti langsung saya angkat semuanya. Karena kewenangan ada di pemerintah pusat maka kami menunggu keputusan dari Pemerintah Pusat,” lanjutnya.
Terakhir, Syah juga berpesan untuk tidak percaya pada calo yang menjanjikan bisa menjadikan CPNS dan PPPK. Apalagi hal ini sedang marak dan sudah banyak memakan korban.
“Untuk honorer ataupun masyarakat yang hendak mengabdi kepada negara, jangan sekali-kali percaya calo. Saya tegaskan hal itu tidak ada karena sistem perekrutan saat ini sudah berbasis elektronik,” pungkasnya.






