Nekat Nyebrang Sungai saat Arus Deras, Remaja 16 Tahun di Trenggalek Meninggal Terseret Arus

Minggu, 1 Desember 2024 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan melakukan evakuasi pada jenazah korban yang ditemukan warga saat melakukan penyelaman di sungai Nglegen, Desa Jambu, Kecamatan Tugu, Trenggalek.

Tim gabungan melakukan evakuasi pada jenazah korban yang ditemukan warga saat melakukan penyelaman di sungai Nglegen, Desa Jambu, Kecamatan Tugu, Trenggalek.

RagamWarta.com – Seorang pelajar berusia 16 tahun ditemukan tewas setelah tenggelam di Sungai Nglegen, Desa Jambu, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, pada Minggu (1/12/2024).

Kapolsek Tugu AKP Panut menjelaskan bahwa kejadian naas ini bermula saat korban bersama tiga temannya memancing di Sungai Nglegen. Diduga korban tidak bisa berenang saat melewati sungai ditambah arus sungai cukup deras.

“Insiden bermula ketika korban bersama tiga rekannya berangkat ke sungai untuk memancing ditepi sungai. Beberapa waktu kemudian berinisiatif untuk pindah tempat disebelah sungai,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

AKP Panut lantas menjelaskan bahwa sekitar pukul 13.15 WIB, korban dan dua rekannya mencoba menyeberangi sungai dengan berenang. Namun kondisi arus sungai pada saat itu cukup deras.

“Rekannya turun terlebih dahulu dan berenang selanjutnya diikuti korban. Namun karena korban tidak bisa berenang dan kondisi arus sungai yang deras menyebabkan korban hanyut dan hilang,” lanjutnya.

Saat rekannya sampai ke tepi sungai, mereka khawatir pasalnya korban tidak kunjung muncul ke permukaan. Rekan korban segera meminta bantuan warga dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tugu.

“Pencarian dilakukan tim gabungan yang terdiri dari BPBD Trenggalek, Basarnas, pihak kepolisian, dan warga setempat. Beruntung pukul 17.00 WIB, korban ditemukan di dasar sungai oleh warga yang melakukan penyelaman,” tegasnya.

Jenazah korban segera dievakuasi ke Puskesmas Tugu untuk dilakukan visum luar. Dan berdasarkan pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda adanya tindakan kekerasan pada tubuh korban.

“Dokter menyebutkan penyebab kematian adalah tenggelam. Pihak keluarga juga mengaku menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak menuntut proses hukum,” tambah AKP Panut.

Pihaknya keluarga juga menolak dilakukan autopsi dengan menandatangani surat pernyataan serta memberikan testimoni video. Belajar dari kejadian ini, AKP Panut menghimbau untuk berhati-hati saat menyebrangi sungai.

“Kejadian ini menjadi pengingat agar masyarakat selalu waspada terhadap bahaya berenang di sungai. Pasalnya sekarang ini musim penghujan, arus sungai biasanya deras,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Kecelakaan Renang di Trenggalek, Siswi Kelas IV SD Jadi Korban
Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat
Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel
Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok
Dua Kebakaran Terjadi di Tasikmadu Trenggalek dalam Sehari, Kerugian Capai Rp15 Juta
Hasil Pemeriksaan Makanan MBG SPPG Karangan Terungkap, Bacillus Cereus Ditemukan
Lapak UMKM FJTT 2026 Dibobol, 2 Stan Jadi Sasaran
Patroli Gentong Polres Trenggalek Bergerak Bantu Warga Hadapi Kemarau Panjang

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Kecelakaan Renang di Trenggalek, Siswi Kelas IV SD Jadi Korban

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Dua Kebakaran Terjadi di Tasikmadu Trenggalek dalam Sehari, Kerugian Capai Rp15 Juta

Berita Terbaru