Penularan PMK Menurun, Pasar Hewan Trenggalek Kembali Dibuka Khusus Kambing Dan Domba

Rabu, 12 Februari 2025 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (istimewa)

Ilustrasi (istimewa)

RagamWarta.com – Setelah sempat ditutup selama empat pekan akibat wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), pasar hewan di Trenggalek kembali dibuka secara terbatas sejak 4 Februari 2025.

Kebijakan ini membawa angin segar bagi peternak dan pedagang, meskipun sementara ini hanya transaksi kambing dan domba yang diizinkan.

Keputusan pembukaan pasar hewan didasarkan pada surat dari Kepala Dinas Peternakan, Joko Susanto, yang mempertimbangkan kondisi ekonomi para peternak serta tren penurunan kasus PMK di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Komidag Kabupaten Trenggalek, Saniran menegaskan bahwa pembukaan pasar masih bersifat situasional.

“Kami menerima surat dari Dinas Peternakan pada 3 Februari, yang memberikan izin bagi pasar untuk kembali beroperasi. Namun, perdagangan sapi dan kerbau masih belum diperbolehkan,” ujarnya.

Kebijakan ini mendapat respons positif dari para peternak yang bergantung pada pasar hewan sebagai sumber pendapatan utama. Salah seorang peternak, Sutrisno, mengungkapkan bahwa penutupan pasar sebelumnya berdampak besar terhadap perekonomian mereka.

“Selama pasar ditutup, kami kesulitan menjual ternak. Sekarang, meskipun terbatas, setidaknya ada pemasukan,” katanya.

Kepala Dinas Komidag Kabupaten Trenggalek, Saniran
Kepala Dinas Komidag Kabupaten Trenggalek, Saniran

Penurunan Kasus PMK Jadi Kunci

Dinas Peternakan Kabupaten Trenggalek melaporkan bahwa angka penularan PMK mulai menunjukkan tren penurunan. Jika pada 11-20 Januari 2025 tercatat 322 kasus, maka pada 21-31 Januari jumlahnya berkurang menjadi 184 kasus.

Menurut Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Ririn Hari Setiani, vaksinasi PMK berperan besar dalam mengurangi angka penularan.

“Ketika ternak menerima vaksin, daya tahan tubuhnya meningkat dan peluang sembuh lebih besar. Selain vaksinasi, kami juga membagikan vitamin kepada pemilik ternak untuk mempercepat pemulihan,” jelasnya.

Meski kondisi berangsur membaik, pemerintah daerah tetap memantau perkembangan kasus PMK. Jika terjadi lonjakan kembali, tidak menutup kemungkinan pasar hewan akan kembali ditutup untuk mencegah penyebaran lebih luas.

 

Berita Terkait

GMNI Trenggalek Soroti Masalah Pendidikan saat Aksi Hardiknas di Depan Kantor Dewan
Harga Hewan Kurban Trenggalek Merangkak Naik Jelang Idul Adha
Game Console di Trenggalek Kian Berkembang, Turnamen Lokal Jadi Ajang Lahirkan Talenta Baru
Pengawasan Diperketat, Hewan Kurban di Pasar Hewan Trenggalek Dipastikan Sehat
Jagongan dengan Kades Trenggalek, Wapres Gibran: Terima Kasih Masukannya
Gibran ke Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Krusial
Pengamanan Kunjungan Wapres ke Trenggalek, Ratusan Personel Gabungan Disiagakan
Jadwal Haji Trenggalek 2026, 451 Jemaah Berangkat 18 Mei

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:28 WIB

GMNI Trenggalek Soroti Masalah Pendidikan saat Aksi Hardiknas di Depan Kantor Dewan

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:08 WIB

Harga Hewan Kurban Trenggalek Merangkak Naik Jelang Idul Adha

Senin, 11 Mei 2026 - 19:16 WIB

Game Console di Trenggalek Kian Berkembang, Turnamen Lokal Jadi Ajang Lahirkan Talenta Baru

Senin, 11 Mei 2026 - 18:05 WIB

Pengawasan Diperketat, Hewan Kurban di Pasar Hewan Trenggalek Dipastikan Sehat

Kamis, 30 April 2026 - 16:08 WIB

Jagongan dengan Kades Trenggalek, Wapres Gibran: Terima Kasih Masukannya

Berita Terbaru