Digitalisasi dan Perbanyak Event, Cara Diskomidag Trenggalek Ramaikan Pasar Pon

Jumat, 14 Februari 2025 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Diskomidag Trenggalek, Saniran (paling kiri) saat berada di Pasar Pon.

Kepala Diskomidag Trenggalek, Saniran (paling kiri) saat berada di Pasar Pon.

RagamWarta.com – Banyaknya kios di Pasar Pon yang dibiarkan tutup begitu saja menarik perhatian serius Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskomidag) Trenggalek.

Selain mengandalkan event sebagai daya tarik, Diskomidag Trenggalek juga mendorong pedagang untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi melalui pelatihan digital marketing.

Kepala Diskomidag Trenggalek, Saniran mengakui bahwa pergeseran pola belanja masyarakat dari toko offline atau pasar ke toko online (marketplace) menjadi tantangan besar bagi pasar tradisional.

“Bukan hanya di Trenggalek, tetapi hampir di semua daerah. Pasar online berdampak signifikan terhadap penjualan di pasar offline,” ungkap Saniran, Kamis (13/2/2025).

Sebagai upaya mengatasi hal tersebut, Diskomidag Trenggalek telah memberikan pelatihan digital marketing kepada pedagang Pasar Pon.

Diharapkan, dengan kemampuan pemasaran digital, pedagang dapat menjangkau lebih banyak pembeli. Jadi tidak hanya dari pelanggan tetap di pasar, tetapi juga dari platform online.

Selain digitalisasi, Diskomidag juga menggencarkan berbagai event di Pasar Pon untuk menarik pengunjung. Salah satu yang akan segera digelar adalah Pasar Tumpah Ramadan, yang berlangsung dari 19 Maret hingga 7 April.

“Kami terus berinovasi agar Pasar Pon Trenggalek tetap ramai dengan berbagai aktivitas dan event,” kata Saniran.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga telah memberikan keringanan retribusi kepada pedagang sebagai bentuk dukungan.

“Sebetulnya sudah ada penurunan dari Perda sebelumnya, karena ada kewenangan bupati untuk memberikan keringanan,” jelas Saniran.

Meski demikian, Saniran menegaskan bahwa keberhasilan menghidupkan kembali Pasar Pon tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah. Ia mengajak para pedagang untuk lebih aktif dalam memanfaatkan peluang yang ada.

“Jangan hanya wait and see, mari kita bersama-sama meramaikan Pasar Pon,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Dipilih Lewat Seleksi Terbuka, Ini Alasan Khoirul Ansori Didapuk Direktur PDAM Trenggalek
Mas Ipin Tak Terapkan WFH di Trenggalek, Bila Tidak Ada Bukti Penghematan APBD
Rotasi Kepala Dinas Trenggalek, Ini Daftar Pejabat yang Digeser Mas Ipin
LKPJ Trenggalek 2025 Diserahkan, Wabup Akui Belum Puaskan Publik Meski PDRB Tumbuh
Pemutakhiran Data Bansos Trenggalek Disoroti Gus Ipul, Integrasi Data ke BPS Jadi Kunci
Jadi Lebaran, THR ASN Trenggalek Ditarget Cair Sebelum Cuti Bersama
Begini Alasan Proyek Jalan Ngetal-Kampak Trenggalek Dilengkapi Drainase 1,4 Km
Dapat Bantuan Jembatan dari Prabowo, Bupati Trenggalek Sampaikan Terima Kasih

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 19:06 WIB

Dipilih Lewat Seleksi Terbuka, Ini Alasan Khoirul Ansori Didapuk Direktur PDAM Trenggalek

Kamis, 2 April 2026 - 19:03 WIB

Mas Ipin Tak Terapkan WFH di Trenggalek, Bila Tidak Ada Bukti Penghematan APBD

Rabu, 1 April 2026 - 17:05 WIB

Rotasi Kepala Dinas Trenggalek, Ini Daftar Pejabat yang Digeser Mas Ipin

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:08 WIB

LKPJ Trenggalek 2025 Diserahkan, Wabup Akui Belum Puaskan Publik Meski PDRB Tumbuh

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:03 WIB

Pemutakhiran Data Bansos Trenggalek Disoroti Gus Ipul, Integrasi Data ke BPS Jadi Kunci

Berita Terbaru