TRENGGALEK, RagamWarta – Dibangun tahun 2016 silam dengan anggaran mencapai Rp 20 miliar, Rusunawa yang terletak di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek ini rupanya sepi peminat.
Bagaimana tidak dari sekian banyak ruangan, hanya ada 4 orang yang menghuni Rusunawa Prigi. Alhasil, rumah susun yang tersebut terdiri dari empat lantai dan puluhan ruang hunian ini terkesan kumuh dan tak terurus akibat tak berpenghuni.
Baca juga : Punya Standar Ekspor, Panen Udang Vanamei Dihadiri Wagub Jatim
Wignyo Handoyo selaku Kepala Desa Tasikmadu menerangkan bahwa warga kampung baru yang bermukim di atas tanah perhutani enggan pindah menempati rusunawa.
Pihaknya juga masih belum mengetahui apakah bisa warga yang membutuhkan lainnya ikut menempati rusunawa tersebut. Karena pada perencanaan dahulu hanya untuk warga kampung baru.
Baca juga : Wakil Gubernur Jatim Tinjau Perkembangan Jalur Lintas Selatan
Sementara itu Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak juga angkat bicara terkait hal ini. Menurut Emil, pihaknya sudah menyampaikan atensinya pada kepala daerah Kabupaten Trenggalek.
Bagi mereka yang telah menandatangani komitmen di atas materai untuk menempati rusunawa namun tidak mau, maka rusunawa bisa ditempati masyarakat yang lebih membutuhkan.
Baca juga : Tidak Boleh Merantau, Buruh Mebel Kini Sukses Berkat Miniatur Truk
Mantan Bupati Trenggalek ini menyayangkan aksi warga sekitar. Pasalnya pembangunan rusunawa ini merupakan bentuk perhatian bagi mereka yang menempati lahan di aset milik pemerintah kabupaten.






