Tidak Boleh Merantau, Buruh Mebel Kini Sukses Berkat Miniatur Truk

Senin, 15 Juni 2020 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tidak boleh merantau akibat pembatasan wilayah di beberapa daerah membuat nasib para perantau kesulitan ekonomi. Namun hal tersebut tidak berlaku untuk Ribut Harsono. Seorang perantau yang sehari-harinya bergelut dengan kayu ini justru bisa sukses hanya dari rumah.

Berbekal keahliannya dibidang mebel atau furnitur, ia ciptakan miniatur truk dengan menggunakan potongan kayu yang sudah tidak terpakai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ide pembuatan truk ini berawal dari anaknya yang meminta mainan, berbekal kreatifitas dan alat seadanya akhirnya pria yang lahir di Desa Gandusari ini nekat buat miniatur truk sendiri.

Baca juga : Warga Binaan Rutan Trenggalek Mampu Kirim Uang Untuk Keluarga, Begini Ceritanya

Setelah berhasil membuatkan miniatur untuk anaknya, Ribut mencoba peruntungan dengan iseng pasarkan lewat media sosial. Dan tak disangka-sangka ternyata banyak yang suka hasil kerajinan tangannya.

Pemesannya pun tak tanggung-tanggung, ada yang dari luar kota seperti Kota Kediri dan sekitarnya.

Untuk bahan membuat miniatur, Ribut juga manfaatkan bahan limbah untuk yang berukuran kecil. Sedangkan yang berukuran besar pihaknya membeli dari penjual kayu.

Baca juga : Berkah Penjual Jamu Tradisional Di Tengah Wabah Virus Corona

Untuk ukuran miniatur, kreasi Ribut tidak bisa dipandang sebelah mata. Dengan detail yang hampir menyerupai aslinya miniatur truk buatan Ribut hanya dibandrol dengan harga 500 ribu untuk yang kecil. Sedangkan yang besar dan sudah full audio bisa mencapai 5 juta rupiah.

Ribut menambahkan miniatur truk ini ada komunitasnya, bila tidak ada pandemi seperti saat ini, banyak kegiatan pameran miniatur truk di berbagai daerah.

Simak selengkapnya : https://youtu.be/W3CqmHsVnEM

Berita Terkait

Pesan Ibu Antar Fairuz Jadi Petani Melon Muda di Trenggalek
Pelatihan Telur Asin Rutan Trenggalek, 15 Warga Binaan Dibekali Ilmu Usaha
Uniknya Syarat Nikah di Sambirejo, Calon Pengantin Wajib Lepas Sepasang Burung
Membaca Buku Gratis di Trenggalek, Puluhan Buku Bisa Dinikmati Warga
6 dari 11 Atlet Judo Trenggalek Naik Podium di Kejuaraan Internasional
Turnamen Free Fire di Trenggalek Diikuti 24 Tim, Minat Esports Anak Muda Kian Meningkat
Jagung Rebus hingga Mandi Pagi, Begini Perawatan Sapi Kurban Presiden di Trenggalek
Rental PS di Trenggalek Jadi Motor Tumbuhnya Komunitas Tekken

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Pesan Ibu Antar Fairuz Jadi Petani Melon Muda di Trenggalek

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:02 WIB

Pelatihan Telur Asin Rutan Trenggalek, 15 Warga Binaan Dibekali Ilmu Usaha

Selasa, 22 September 2026 - 18:05 WIB

Uniknya Syarat Nikah di Sambirejo, Calon Pengantin Wajib Lepas Sepasang Burung

Minggu, 20 September 2026 - 17:44 WIB

Membaca Buku Gratis di Trenggalek, Puluhan Buku Bisa Dinikmati Warga

Senin, 15 Juni 2026 - 19:08 WIB

6 dari 11 Atlet Judo Trenggalek Naik Podium di Kejuaraan Internasional

Berita Terbaru