RagamWarta.com – Tak sekadar menjalani masa pembinaan, 15 warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Trenggalek juga mendapat kesempatan mempelajari keterampilan yang berpotensi dikembangkan menjadi usaha setelah bebas. Kali ini, mereka dibekali pelatihan telur asin sekaligus memahami cara menghitung modal, menentukan harga jual, hingga memasarkannya.
Pelatihan life skill dan entrepreneur Rutan Trenggalek tersebut berlangsung di Rutan Kelas IIB Trenggalek, Rabu (30/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan yang rutin diberikan kepada warga binaan dengan tema keterampilan berbeda setiap bulan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelatihan Telur Asin untuk Warga Binaan Rutan Trenggalek
Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Trenggalek, Zainal Fanani, mengatakan pembinaan keterampilan diarahkan agar warga binaan memiliki pengalaman yang dapat diterapkan setelah kembali ke tengah masyarakat.
“Harapannya, keterampilan yang mereka dapat selama mengikuti pembinaan ini nantinya bisa dimanfaatkan setelah mereka kembali ke masyarakat,” kata Zainal.
Dalam pelatihan tersebut, peserta terlebih dahulu mendapatkan materi mengenai peluang usaha dan kondisi pasar sebelum masuk ke praktik pembuatan telur asin.
Warga binaan kemudian dikenalkan dengan bahan serta peralatan yang diperlukan. Tahapan pengolahan telur asin diberikan secara bertahap sehingga peserta memahami proses produksi hingga menghasilkan produk yang siap dipasarkan.
Warga Binaan Dibekali Cara Menghitung Modal dan Keuntungan
Materi pelatihan tidak berhenti pada keterampilan membuat produk. Peserta juga mendapatkan pengetahuan dasar mengenai pengelolaan usaha.
Mereka diajarkan menghitung harga pokok produksi, menentukan harga jual, memperkirakan keuntungan, serta menyusun strategi pemasaran.
Zainal menjelaskan, pemahaman mengenai bisnis diperlukan agar keterampilan yang diperoleh warga binaan dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif setelah mereka bebas.
“Materinya tidak hanya soal membuat produk, tetapi juga bagaimana menghitung harga pokok produksi, menentukan harga jual, memperoleh keuntungan, melakukan pemasaran, sampai teknik penjualannya,” ujarnya.
Sebanyak 15 warga binaan mengikuti kegiatan tersebut. Para peserta berasal dari berbagai latar belakang perkara, termasuk perkara narkotika dan pidana umum.
Pelatihan menghadirkan pemateri dari internal Rutan Trenggalek bersama Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Perinaker) Trenggalek.
Program Life Skill Rutan Trenggalek Digelar Setiap Bulan
Pelatihan telur asin merupakan salah satu bagian dari program life skill dan entrepreneur Rutan Trenggalek. Materi pembinaan tidak selalu sama karena tema keterampilan dapat berganti setiap bulan.
Sebelumnya, warga binaan telah mendapatkan berbagai pembekalan, seperti pembuatan jamu beras kencur, sabun cuci piring, permen, hingga keterampilan pijat.
Pembinaan juga mencakup keterampilan yang berkaitan dengan perkembangan teknologi dan dunia usaha. Warga binaan mendapatkan pengetahuan mengenai bisnis digital dan pembuatan konten.
Selain itu, pelatihan potong rambut juga menjadi salah satu keterampilan yang diberikan secara berkala.
Melalui program tersebut, Rutan Kelas IIB Trenggalek berupaya memberikan pengalaman praktis kepada warga binaan selama menjalani masa pembinaan.
Keterampilan dan pengetahuan usaha yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal ketika warga binaan kembali ke masyarakat, termasuk membuka peluang untuk memperoleh penghasilan secara mandiri.






