RAGAMWARTA – Beberapa tahun terakhir jagat pertambakan udang kembali bergeliat berkat viralnya varian udang Vannamei. Salah satu jenis udang yang digadang-gadang menjadi primadona Perikanan Indonesia ini ternyata memiliki potensi yang luar biasa. Bagaimana tidak, dari sekian banyak bidang bisnis, hanya Budidaya udang vannamei yang tidak terimbas pandemi secara langsung.
Banyak kisah sukses muncul dari Budidaya Udang Vannamei ini, Anjar Priadi Putra salah satu contohnya. Merintis budidaya udang vannamei di tahun 2019, kini dia dan Tim nya kewalahan penuhi permintaan pendampingan. Bahkan tambak dampingannya sudah tersebar dari Aceh, Lombok hingga Makasar.
Baca juga : Punya Standar Ekspor, Panen Udang Vanamei Dihadiri Wagub Jatim
Seperti yang diceritakan Anjar, dalam berbudidaya udang vannamei tidak lah mulus. Banyak aral rintangan dan masalah yang menghampiri. Menurutnya petambak udang harus jeli melihat perubahan cuaca yang ada. Pasalnya dari sana bisa muncul bibit penyakit yang membuat udang mati secara bersamaan.
Tak mau menyerah dengan keadaan, Anjar dan Timnya coba bangkit lagi dengan melakukan serangkaian pendampingan tambak udang di berbagai wilayah di Indonesia. Dari mulai aceh, lombok, makasar, termasuk kawasan muara gembong bekasi disikat semua.
Baca juga : Akhirnya Prasasti Kamulan Bisa Diboyong Ke Trenggalek, Begini Proses Pemindahanya
Tidak hanya eksis diluar kota, Anjar dan Timnya yang bernama Prigi Shrimp Army juga memiliki pengaruh besar di wilayah Trenggalek sendiri. Di Trenggalek saja, tambak yang ia kelola ada tiga blok. Menurutnya, walau belum 100 persen namun sejauh ini secara prosentase tambak dampingannya yang mayoritas pemula tersebut bisa meraup untung yang cukup memuaskan.






