Jatuh Bangun Budidaya Udang Vaname, Kini Kewalawan Penuhi Permintaan Pendampingan

Selasa, 21 Desember 2021 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAGAMWARTA – Beberapa tahun terakhir jagat pertambakan udang kembali bergeliat berkat viralnya varian udang Vannamei. Salah satu jenis udang yang digadang-gadang menjadi primadona Perikanan Indonesia ini ternyata memiliki potensi yang luar biasa. Bagaimana tidak, dari sekian banyak bidang bisnis, hanya Budidaya udang vannamei yang tidak terimbas pandemi secara langsung.

Banyak kisah sukses muncul dari Budidaya Udang Vannamei ini, Anjar Priadi Putra salah satu contohnya. Merintis budidaya udang vannamei di tahun 2019, kini dia dan Tim nya kewalahan penuhi permintaan pendampingan. Bahkan tambak dampingannya sudah tersebar dari Aceh, Lombok hingga Makasar.

Baca juga : Punya Standar Ekspor, Panen Udang Vanamei Dihadiri Wagub Jatim

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti yang diceritakan Anjar, dalam berbudidaya udang vannamei tidak lah mulus. Banyak aral rintangan dan masalah yang menghampiri. Menurutnya petambak udang harus jeli melihat perubahan cuaca yang ada. Pasalnya dari sana bisa muncul bibit penyakit yang membuat udang mati secara bersamaan.

Tak mau menyerah dengan keadaan, Anjar dan Timnya coba bangkit lagi dengan melakukan serangkaian pendampingan tambak udang di berbagai wilayah di Indonesia. Dari mulai aceh, lombok, makasar, termasuk kawasan muara gembong bekasi disikat semua.

Baca juga : Akhirnya Prasasti Kamulan Bisa Diboyong Ke Trenggalek, Begini Proses Pemindahanya

Tidak hanya eksis diluar kota, Anjar dan Timnya yang bernama Prigi Shrimp Army juga memiliki pengaruh besar di wilayah Trenggalek sendiri. Di Trenggalek saja, tambak yang ia kelola ada tiga blok. Menurutnya, walau belum 100 persen namun sejauh ini secara prosentase tambak dampingannya yang mayoritas pemula tersebut bisa meraup untung yang cukup memuaskan.

Berita Terkait

Pesan Ibu Antar Fairuz Jadi Petani Melon Muda di Trenggalek
Pelatihan Telur Asin Rutan Trenggalek, 15 Warga Binaan Dibekali Ilmu Usaha
Uniknya Syarat Nikah di Sambirejo, Calon Pengantin Wajib Lepas Sepasang Burung
Membaca Buku Gratis di Trenggalek, Puluhan Buku Bisa Dinikmati Warga
6 dari 11 Atlet Judo Trenggalek Naik Podium di Kejuaraan Internasional
Turnamen Free Fire di Trenggalek Diikuti 24 Tim, Minat Esports Anak Muda Kian Meningkat
Jagung Rebus hingga Mandi Pagi, Begini Perawatan Sapi Kurban Presiden di Trenggalek
Rental PS di Trenggalek Jadi Motor Tumbuhnya Komunitas Tekken

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Pesan Ibu Antar Fairuz Jadi Petani Melon Muda di Trenggalek

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:02 WIB

Pelatihan Telur Asin Rutan Trenggalek, 15 Warga Binaan Dibekali Ilmu Usaha

Selasa, 22 September 2026 - 18:05 WIB

Uniknya Syarat Nikah di Sambirejo, Calon Pengantin Wajib Lepas Sepasang Burung

Minggu, 20 September 2026 - 17:44 WIB

Membaca Buku Gratis di Trenggalek, Puluhan Buku Bisa Dinikmati Warga

Senin, 15 Juni 2026 - 19:08 WIB

6 dari 11 Atlet Judo Trenggalek Naik Podium di Kejuaraan Internasional

Berita Terbaru