RAGAM WARTA – Sebuah benda purbakala kembali ditemukan di Trenggalek. Penemuan benda purbakala berbentuk potongan arca tersebut ditemukan disamping pondasi rumah warga.
Hal ini dibenarkan oleh Mujayin Efendi selaku Perangkat Desa Desa Kamulan, Kecamatan Kamulan, Kabupaten Trenggalek. Pihaknya mengungkapkan bahwa yang menemukan arca merupakan Slamet Riyadi.
Sesuai penjelasan Slamet, awalnya sang pemilik rumah hendak membongkar pondasi yang berada di samping kediamannya.
“Jadi ceritanya, sang pemilik rumah yang bernama Slamet Riyadi ini hendak membongkar sisa pondasi disamping rumahnya,” tutur Perangkat Desa Desa Kamulan, Selasa (15/5/2033).
Saat menggali di kedalaman 1 meter, salah satu pekerja mendapati ada batu keras yang menghalangi galian. Tanpa pikir panjang, salah satu pekerja lantas coba menghancurkan baru dengan palu bogem.
“Batu tersebut coba dipukul sebanyak 3 kali. Namun tidak juga pecah. Mendengar hal itu, pemilik rumah coba menggali batu secara melingkar. Dan ia pun kaget kalau yang coba dihancurkan itu merupakan arca,” ceritanya.
Ketika tahu yang ditemukan merupakan sebuah benda bersejarah, sang pemilik rumah langsung menghubungi pihak Desa Kamulan.
Sementara menurut Agus Prasmono selaku Kasi Pembinaan Sejarah Budaya dan Permuseuman Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Trenggalek menduga arca tersebut merupakan Arca Durga Mahisasuramardhini.
“Walaupun arca tersebut terpotong, namun dari ciri-ciri arca tersebut memiliki bentuk seperti Durga atau patung batu Dewi Durga,” ungkap Agus Prasmono saat dikonfirmasi di kantornya.
Adapun ciri-ciri yang mengarahkan dugaan arca tersebut merupakan Arca Durga yaitu tangan kiri yang memegang kepala raksasa. Sementara tangan kanan memegang ekor sapi.
“Tinggi arca tersebut kurang lebih 40 cm, dengan lebar 18 cm dibawah dan 16 cm yang bagian atas. Kalau utuh, tinggi arca tersebut kira-kira sekitar 80 cm,” jelasnya.
Agus Pramono menjelaskan arca tersebut biasanya berada dicandi sebagai salah satu sesembahan. Dengan adanya penemuan arca ini, pihaknya yakin ada sebuah candi yang tidak jauh dari penemuan arca tersebut.
“Penemuan ini merupakan awal dari terkuaknya misteri sejarah kita selama ini. Bahkan selama saya berkecimpung di Dinas Pariwisata, baru kali ini menemukan Arca Durga,” pungkasnya.






