Peringati Harlah Pancasila, Bupati Trenggalek: Jangan Hanya Dihafalkan tapi Amalkan

Kamis, 1 Juni 2023 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin pimpin upacara Peringati Hari Lahir Pancasila di halaman Pendopo Manggala Praja Nugraha.

Saat Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin pimpin upacara Peringati Hari Lahir Pancasila di halaman Pendopo Manggala Praja Nugraha.

RagamWarta.com – Pemerintah Kabupaten Trenggalek peringati Hari Lahir Pancasila. Bertempat di halaman Pendopo Manggala Praja Nugraha, Bupati Trenggalek ajak tengok sejarah lahirnya Pancasila.

“Menjadi satu momentum penting refleksi, kenapa Pancasila itu harus ada dan apa maksudnya Pancasila,” tanya Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat pimpin upacara, Kamis (1/6/2023).

Dijelaskan Arifin, mulai 29 Mei hingga 1 Juni 1945 dibentuklah suatu badan Persiapan Kemerdekaan atau BPUPKI. Dokuritsu Junbi Cosakai yang ketika itu diminta oleh pimpinan sidang bertanya apa dasarnya jika Indonesia merdeka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian setelah berbagai tokoh berbicara, giliran Pancasila didengungkan untuk pertama kalinya sebelum disahkan oleh panitia sembilan kala itu.

“Siapa yang mengutarakan pertama kali, dialah proklamator kemerdekaan Ir. Soekarno yang kita akrab mengenal beliau dengan sebutan Bung Karno,” jelasnya.

Dalam hal ini, Arifin juga mengulas filosofi dasar Negara Indonesia. Dimana ia mengutip perkataan Soekarno kala itu jika terlalu banyak pertimbangan sampai matipun tidak ada kemerdekaan.

“Kalau kita masih mengurusi yang remeh-temeh, sampai di liang kubur Soekarno tidak akan merasakan yang namanya Indonesia merdeka,” ucapnya.

Seperti Ibnu Al Saud, raja Arab Saudi pertama contohnya. Ketika menyatukan suku-suku dan kemudian memproklamirkan adanya Negara Saudi Arabia apakah semua rakyatnya sudah pintar.

“Bahkan sekelas negara Soviet yang perjalanannya sama. Saat dibentuk ada salah satu suku yang 80% nya tidak bisa baca dan tulis,” tuturnya.

Dalam momentum lahirnya Pancasila ini, Arifin mengajak mengingat kembali peristiwa 1 Juni 1945. Dimana kemerdekaan ibarat satu jembatan emas yang di ujung jembatan itulah baru kita akan bangun tamansarinya.

“Masyarakat harus bersyukur jembatan itu telah diperjuangkan dengan darah dan air mata. Sedangkan saat ini kita generasi penerus sedang membangun yang namanya tamansari Indonesia merdeka,” jelas Arifin.

Lantas apakah bisa Pemerintah Daerah melakukan pembangunan terlebih dahulu tanpa harus menunggu adanya anggaran. Lalu untuk orang miskin apakah masih tersedia anggarannya.

“Apa tidak cukup sila kemanusiaan yang adil dan beradab untuk menyentuh relung hati kita untuk turun bergotong-royong? Jangan hanya menghafalkan sila Pancasila tapi amalkan nilai-nilai Pancasila itu,” ajaknya.

Berita Terkait

Trenggalek Bersiap Penguatan Ekonomi hingga Ketahanan Pangan Usai Pidato Presiden
72 Calon Paskibraka Trenggalek 2026 Mulai Jalani Pemusatan Pelatihan
Update Penemuan Bayi di Desa Banaran, Akan Diserahkan ke PPSA B Sidoarjo
Kominfo Klaim Sinyal Internet di Trenggalek Merata, Sudah Tidak Ada Blank Spot
Sayembara Logo Hari Jadi Trenggalek Tinggal 1 Hari, Kominfo: Haram Gunakan AI
JLS Trenggalek Dapat Bantuan Rp19 Miliar untuk Pembebasan Lahan
Mas Syah Peringati Hari Anak Sedunia, Ingatkan Anak Tak Sembarangan Curhat di Medsos
Dana Pilkades Trenggalek Dianggarkan Rp5,9 Miliar, Tahapan Dimulai Oktober

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Trenggalek Bersiap Penguatan Ekonomi hingga Ketahanan Pangan Usai Pidato Presiden

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:02 WIB

72 Calon Paskibraka Trenggalek 2026 Mulai Jalani Pemusatan Pelatihan

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:04 WIB

Update Penemuan Bayi di Desa Banaran, Akan Diserahkan ke PPSA B Sidoarjo

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:04 WIB

Kominfo Klaim Sinyal Internet di Trenggalek Merata, Sudah Tidak Ada Blank Spot

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:05 WIB

Sayembara Logo Hari Jadi Trenggalek Tinggal 1 Hari, Kominfo: Haram Gunakan AI

Berita Terbaru