Kawasan Susah Sinyal Di Trenggalek, Diskominfo: Penyedia Jaringan Masih Pikir – Pikir.

Jumat, 15 Desember 2023 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menara Base Transceiver Station (BTS),  sumber foto : Biskom

Menara Base Transceiver Station (BTS), sumber foto : Biskom

Ragamwarta.com – Jaringan internet saat ini menjadi bagian yang sulit dilepas dari kehidupan masyarakat. Dengan adanya jaringan atau sinyal memudahkan semua orang untuk berkomunikasi dengan jarak jauh. Selain itu dengan sinyal bisa cepat mendapatkan informasi secara on-line.

Merujuk data Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Trenggalek, terdapat 17 Dusun mengalami susah sinyal. Diketahui area tanpa sinyal tersebut secara geografis masuk di kawasan pegunungan, Jum’at (15/12/2023).

“Jumlah area susah sinyal tahun 2023 dibandingkan 2022 mengalami penurunan,” ungkap Edif Hayunan Siswanto, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Trenggalek.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Edif, dengan adanya penurunan jumlah area susah sinyal di kawasan Trenggalek, maka dalam pendataan pada tahun 2023 lingkupnya diturunkan lebih kecil sampai cakupan Dusun.

“Pada tahun 2022 survei area susah sinyal masih berbasis desa, acuannya desa berkurang area susah sinyal. Namun, kami melakukan survei dengan basis Dusun,” terangnya.

Ditambahkan Edif, standar Desa yang tidak ada sinyal tersebut mengacu pada telekomunikasi menangkap sinyal 2G. Kemudian yang sudah terlepas dari susah sinyal standar Diskominfo wilayah yang memiliki sinyal yang sudah 3G.

“Sinyal 2G di era sekarang dengan perkembangan telekomunikasi tidak bisa digunakan, maka kami kategorikan area blank spot (susah sinyal)”, paparnya.

Saat ini dijelaskan Edif, yang menjadi kendala adalah mengentaskan kawasan blank spot. Pasalnya, pihak penyedia jaringan masih enggan membangun Base Transceiver Station (BTS) di daerah dengan masyarakat yang minim dalam mengakses internet.

Hal tersebut bukan tanpa alasan, dengan sedikitnya penggunaan akses internet. Maka penyedia jaringan akan mengalami kerugian.

Mengatasi kendala yang ada, Dinas Kominfo saat ini lebih banyak menggandeng jasa penyedia ISP (Internet Service Provider) lokal ke lokasi-lokasi blank spot dengan menarik kabel optik ke wilayah  yang sulit akan jangkauan sinyal.

“Skema tahun depan, Dinas Kominfo Trenggalek bakal melakukan survei kawasan lebih detail, karena di Trenggalek ini ada kawasan hutan dan ada kawasan datar, dengan begitu usulan yang kita ajukan ke Kemenkominfo bisa tepat sasaran,” pungkasnya.

Berita Terkait

Anggaran Pinjaman Trenggalek Masih Muncul di APBD 2027, Begini Penjelasannya
Pemkab Trenggalek Ikut Peringati Hari Jadi Jatim ke-81, Ini Pesan Pj Sekda
Masa Tugas Pj Sekda Trenggalek Diperpanjang 3 Bulan, Begini Mekanismenya
Pemkab Trenggalek Siapkan Anggaran Jalan Panggul Rp3,5 M, Tiga Ruas Jadi Prioritas
Polemik Perubahan Desil, DPRD Trenggalek Dorong Pemutakhiran Data Lewat Musdes
Dispora Trenggalek Siapkan Gebrakan Olahraga 2026, Bidik Bibit Atlet Potensial
Jalan Krandekan-Gandusari Segera Diperbaiki, Disediakan Anggaran Rp10 Miliar
Perda Pilkades Trenggalek 2027 Masih Tunggu Fasilitasi Pemprov Jatim

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:08 WIB

Anggaran Pinjaman Trenggalek Masih Muncul di APBD 2027, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Pemkab Trenggalek Ikut Peringati Hari Jadi Jatim ke-81, Ini Pesan Pj Sekda

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Masa Tugas Pj Sekda Trenggalek Diperpanjang 3 Bulan, Begini Mekanismenya

Rabu, 30 September 2026 - 08:06 WIB

Pemkab Trenggalek Siapkan Anggaran Jalan Panggul Rp3,5 M, Tiga Ruas Jadi Prioritas

Sabtu, 12 September 2026 - 17:36 WIB

Polemik Perubahan Desil, DPRD Trenggalek Dorong Pemutakhiran Data Lewat Musdes

Berita Terbaru