Ragamwarta.com – Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin mendorong agar pembangunan di Trenggalek tidak jalan di tempat. Dengan menyusun strategic Maping, diharapkan dapat menentukan arah pembangunan masa mendatang.
Seperti contoh sederhana dalam kehidupan masyarakat, Selama ini saluran drainase dengan saluran limbah jadi satu di kawasan perkotaan. Mas Ipin meminta kedepan Dinas PUPR mencari ide bagaimana caranya saluran nanti terpisah.
“Diskusi ini bukan Strategic Maping yang sifatnya Long Term, karena banyak hal-hal yang bisa digeser pendekatannya saja sudah bisa menghasilkan hasil yang berbeda,” terang mas Ipin usai diskusi bersama Dinas PUPR.
Selain itu, ia menyinggung terkait pemakaian jalan kabupaten. Diketahui banyak kendaraan melintas dengan tonase normal sampai kendaraan dengan tonase berat, hal tersebut menjadi PR Dinas PUPR kedepan.
“Ada lagi sumber daya air di kota alen – alen, nantinya akan ada komitmen untuk beberapa penahan jalan maupun penahan sungai melalui pendekatan yang lebih green,” kata Mas Ipin, kamis (18/01/2024).
“Terus di bangunan gedung kita akan coba dorong di faset-faset yang ber kearifan lokal. Memberdayakan bahan baku ber kearifan lokal, UMKM lokal. Termasuk pemberdayaan irigasi berbasis masyarakat,” imbuhnya.
Bupati muda Trenggalek ini juga menambahkan, biopori, pengelolaan sampah masuk dalam diskusi pembahasan. Sehingga nantinya diharap Trenggalek masa akan datang ketika mengeksekusi semua kegiatannya harus sesuai dengan apa yang ada dalam diskusi.
“Jadi hari ini kita bikin Strategic Maping di Dinas PUPR. Tadi semua sudah mengungkapkan mimpi-mimpinya” tegasnya.
Senada di sampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Ramelan. Apa yang sampaikan oleh Bupati, seperti contoh yang dipaparkan merupakan terbaik di kota maju, ada beberapa yang bisa kita lakukan dalam waktu dekat.
“Tidak semua harus jangka panjang dan memerlukan anggaran besar yang bisa kita laksanakan segera,” ungkapnya.
Terkait kualitas tata ruang dan infrastruktur di Kabupaten Trenggalek, Ramelan mengatakan jika Bupati membantu memberikan ide serta gagasannya kepada Dinas PUPR untuk membuat visi kedepan.
“Alhamdulillah Pak Bupati membantu membuat visi di dinas kami. Jadi nanti arah ke PU-an jangka panjang Trenggalek itu seperti apa. Karena banyak di Trenggalek ditentukan oleh Dinas PU Tata Ruang”, pungkasnya.






