Bayi yang Ditemukan di Kebun Warga Trenggalek Berangsur Pulih, Puluhan Orang Tertarik Mengadopsi

Kamis, 19 Desember 2024 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bayi perempuan di RSUD dr. Soedomo Trenggalek mendapat perawatan.

Bayi perempuan di RSUD dr. Soedomo Trenggalek mendapat perawatan.

RagamWarta.com – Bayi perempuan yang ditemukan warga Desa Ngrayung, Kecamatan Gandusari, Trenggalek pada Minggu (15/12/2024) telah menunjukkan perkembangan kesehatan.

Setelah mendapatkan perawatan intensif di RSUD dr. Soedomo Trenggalek, kondisi kesehatan bayi rerus membaik. Banyak warga yang mendatangi rumah sakit untuk melihat langsung, bahkan ada yang mengajukan adopsi.

“Sejak bayi ini dirawat, sudah ada puluhan orang yang datang dengan niat untuk mengadopsi. Antusiasme masyarakat cukup tinggi,” ujar Sujiono selaku Humas RSUD dr. Soedomo Trenggalek, Kamis (19/12/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Walaupun banyak yang menanyakan proses adopsi ke dirinya, Sujiono menegaskan bahwa proses adopsi bukan merupakan kewenangan rumah sakit.

“Tugas utama kami adalah memastikan kondisi kesehatan bayi stabil. Urusan adopsi akan ditangani oleh pihak terkait, bukan oleh rumah sakit,” tegasnya.

Sujiono juga menjelaskan bahwa RSUD dr. Soedomo Trenggalek telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) terkait langkah penanganan bayi ke depannya.

“Kami masih memantau perkembangan kesehatan bayi. Jika kondisinya sudah benar-benar stabil, bayi kemungkinan akan dirujuk ke Surabaya untuk proses lebih lanjut akan ditangani oleh Dinsos,” kata Sujiono.

Karena tali pusarnya belum terpotong saat ditemukan, saat ini bayi berjenis kelamin perempuan itu sedang menjalani terapi antibiotik untuk mencegah infeksi. Perawatan dimulai sejak Senin (16/12) dan berlangsung selama tiga hari.

Peningkatan kondisi bayi juga dipertegas oleh Rina Minarsih, selaku Kepala Ruang Matahari di RSUD dr. Soedomo Trenggalek. Pihaknya menyebutkan bahwa kondisi bayi semakin membaik.

“Bayi sempat mengalami muntah-muntah, tetapi kini kondisinya stabil. Tidak ada reaksi alergi terhadap susu yang diberikan, dan berat badannya mencapai 3,3 kilogram,” jelas Rina.

Perlu diingat, bayi malang tersebut pertama kali ditemukan di kebun milik almarhum Mukaram, dekat sumur, dalam kondisi tali pusar masih utuh.

Tangisannya terdengar sejak Sabtu (14/12/2024) sore hingga malam, tetapi warga awalnya mengira itu hanya suara mistis.

Baru pada Minggu pagi, sekitar pukul 05.00 WIB, seorang warga yang melintas menemukan bayi itu tergeletak di dalam kardus yang ditutup karung.

Kepala Desa Ngrayung, Adi Santoso, mengungkapkan bahwa pada Sabtu sore, beberapa warga melihat seorang pria mencurigakan di sekitar lokasi. Pria tersebut mondar-mandir menggunakan sepeda motor, mengenakan helm dan masker.

Hingga kini, pihak berwenang masih menyelidiki kasus tersebut untuk mencari pelaku yang diduga sengaja meninggalkan bayi malang itu.

 

Berita Terkait

Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya
Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga
Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan
Segel Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Rusak, Stok Dipindahkan Tanpa Koordinasi
Peredaran Minuman Beralkohol Trenggalek Diatur Ketat, DPRD Ingatkan Pelaku Usaha
Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat
Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel
Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:16 WIB

Segel Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Rusak, Stok Dipindahkan Tanpa Koordinasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Peredaran Minuman Beralkohol Trenggalek Diatur Ketat, DPRD Ingatkan Pelaku Usaha

Berita Terbaru