DBD di Trenggalek Meningkat 7 Kali Lipat, Satu Korban Jiwa Tercatat

Jumat, 3 Januari 2025 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nyamuk Aedes Aegypti tengah bertelur di air (foto : Ganez Radisa)

Nyamuk Aedes Aegypti tengah bertelur di air (foto : Ganez Radisa)

RagamWarta.com – Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Trenggalek melonjak. Hingga penghujung tahun 2024, tercatat ada 948 orang yang terjangkit virus demam berdarah. Padahal tahun kemarin tercatat hanya 129 kasus.

Peningkatan sebagian besar dipengaruhi oleh siklus lima tahunan, seperti yang diungkap Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Trenggalek, Sunarto.

“Kenaikan ini dipengaruhi oleh siklus lima tahunan DBD yang juga pernah terjadi pada tahun 2019 lalu,” ucap Sunarto saat dikonfirmasi awak media, Jumat (3/1/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari data yang dimiliki Dinkes PPKB Trenggalek jika diklasifikasikan menurut usia, kelompok usia 15–44 tahun menjadi yang paling terdampak dengan 49,05 persen dari total kasus.

Sementara untuk usia 5–14 tahun menyusul dengan 29,64 persen. Dan kasus pada bayi di bawah satu tahun tercatat sebesar 1,48 persen, usia 1–4 tahun sebanyak 3,27 persen, dan kelompok usia di atas 44 tahun mencapai 16,56 persen.

“Wilayah kerja Puskesmas Karangan menjadi daerah dengan laporan kasus tertinggi di Trenggalek. Bahkan ada satu korban jiwa akibat melonjaknya kasus DBD pada tahun ini,” ujarnya.

Menurut Sunarto, perhatian utama kini tertuju pada Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Sebagai langkah pencegahan, Dinkes PPKB Trenggalek juga telah melakukan edukasi ke masyarakat akan pentingnya 3M Plus.

“Kami terus mendorong masyarakat untuk aktif melakukan 3M Plus, yaitu menguras, menutup, dan memanfaatkan kembali barang bekas yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Langkah ini sederhana, tetapi sangat efektif,” kata Sunarto.

Selain metode 3M, upaya lain seperti penggunaan larvasida di area sulit dijangkau dan advokasi lintas sektor juga gencar dilakukan.

Pemerintah juga telah menerbitkan surat edaran kewaspadaan DBD, menggelar pemeriksaan jentik nyamuk secara rutin, serta mengadakan lomba sekolah sehat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

Sunarto menegaskan bahwa kolaborasi masyarakat jadi kunci menekan penyebaran nyamuk Aedes Aegypti yang dapat membawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarah.

“Oleh karena itu mari menjaga kebersihan rumah dan sekitarnya, termasuk tidak menggantung pakaian sembarangan yang bisa menjadi tempat bersarang nyamuk,” pungkas Sunarto.

Berita Terkait

Kecelakaan Renang di Trenggalek, Siswi Kelas IV SD Jadi Korban
Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat
Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel
Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok
Dua Kebakaran Terjadi di Tasikmadu Trenggalek dalam Sehari, Kerugian Capai Rp15 Juta
Hasil Pemeriksaan Makanan MBG SPPG Karangan Terungkap, Bacillus Cereus Ditemukan
Lapak UMKM FJTT 2026 Dibobol, 2 Stan Jadi Sasaran
Patroli Gentong Polres Trenggalek Bergerak Bantu Warga Hadapi Kemarau Panjang

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Kecelakaan Renang di Trenggalek, Siswi Kelas IV SD Jadi Korban

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Dua Kebakaran Terjadi di Tasikmadu Trenggalek dalam Sehari, Kerugian Capai Rp15 Juta

Berita Terbaru

Pihak kepolisian dari Polsek Watulimo olah TKP di kolam renang

Peristiwa

Kecelakaan Renang di Trenggalek, Siswi Kelas IV SD Jadi Korban

Selasa, 13 Okt 2026 - 15:07 WIB